Menu

Mode Gelap
Meriah! Siswa Baru SMPN 2 OKU Antusias Saksikan Parade Ekstrakurikuler di Hari Keempat MPLS Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan” Semangat Hari Ketiga MPLS, Kepala SDN 3 OKU Senam Bersama Siswa Baru Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura Viral! Perawat RSUD Martapura Dituding Lecehkan Pasien 110 Siswa Baru SDN 16 OKU Ikuti MPLS Ramah Anak, Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama

Palembang

Tragedi di SPBU Punti Kayu: Sopir Truk Tewas Ditusuk Usai Cekcok Pengisian Solar

Ilustrasi.

Palembang, Ogannews.com — Insiden berdarah yang berujung maut terjadi di area SPBU 24.301.111 Punti Kayu, Jalan Kolonel H. Burlian Km 7, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Kamis (2/4/26) dini hari sekitar pukul 03.50 WIB.

Seorang sopir truk berinisial MEP (26) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada kiri. Peristiwa tragis ini dipicu perselisihan saat proses pengisian bahan bakar solar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban melakukan pengisian solar di SPBU tersebut. Namun, proses pengisian terhenti lantaran jam operasional telah berakhir. Korban yang merasa pengisian belum maksimal kemudian terlibat adu mulut dengan pengawas SPBU berinisial SI (25).

Cekcok yang semula terjadi di area SPBU itu terus memanas. Korban kemudian keluar dari lokasi dan menunggu di seberang jalan. Tak lama berselang, SI menghubungi seorang petugas keamanan SPBU, EPP (22), untuk mendatangi korban.

Pertemuan kedua belah pihak berujung bentrok. Dalam perkelahian tersebut, SI diduga mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban hingga terkapar dengan luka serius.

Korban sempat dilarikan ke RS Myria Palembang oleh warga yang berada di lokasi. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Petugas gabungan dari Sat Samapta, piket fungsi Polrestabes Palembang, dan Polsek Sukarami yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi. Sekitar pukul 04.30 WIB, kedua terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang digunakan saat kejadian. Sementara itu, senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi penusukan masih dalam pencarian intensif.

Rekaman kamera pengawas (CCTV) di area SPBU turut diamankan dan saat ini tengah dianalisis guna memperkuat konstruksi perkara.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Musa Jedi Permana, menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

“Dua tersangka telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif. Pencarian senjata tajam menjadi prioritas. Rekaman CCTV juga kami dalami untuk memperkuat pembuktian,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan memastikan proses hukum berjalan tegas.

“Kami menyampaikan belasungkawa. Tidak ada toleransi terhadap aksi kekerasan di ruang publik. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya. Ia menegaskan bahwa setiap tindak kekerasan akan ditindak tegas.

“Membawa dan menggunakan senjata tajam di tempat umum sangat berbahaya dan memiliki konsekuensi hukum serius,” ujarnya.

Hingga kini, penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang masih terus melakukan pendalaman, termasuk memeriksa saksi-saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta memburu senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan”

15 Juli 2026 - 17:30 WIB

Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura

15 Juli 2026 - 16:37 WIB

Viral! Perawat RSUD Martapura Dituding Lecehkan Pasien

15 Juli 2026 - 13:10 WIB

Kabur Tiga Bulan, Begal Motor di Baturaja Diciduk di Lampung

6 Juli 2026 - 15:41 WIB

Gudang BBM Ilegal Meledak di Martapura, Kedok Pabrik Pengoplosan Puluhan Ribu Liter per Hari Terbongkar

4 Juli 2026 - 20:14 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal