Menu ✖

Mode Gelap
PLN dan Pemprov Sumsel Perkuat Sinergi, Keandalan Listrik Lahat Jadi Penopang Investasi Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Nasional

PLN Group Tuntaskan Proyek Elektrifikasi Kereta Malaysia Lebih Cepat, Bukti Kapasitas Indonesia di Kancah Global

Jakarta, Ogannews.com – PLN Group kembali mencatatkan prestasi di level internasional. Melalui Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP) bersama anak usahanya PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), perusahaan listrik negara itu sukses menyelesaikan dua titik proyek elektrifikasi jalur kereta East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia lebih cepat dari target yang ditetapkan.

Dua proyek yang berhasil dituntaskan lebih awal tersebut yakni Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan dan FS 09 di Jambu Rias, Pahang. Penyelesaian FS 01 tercatat 15 hari lebih cepat dari jadwal, sementara FS 09 rampung hampir satu bulan lebih awal.

Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Tenaga Switchgear (TSG) selaku Project Delivery Partner serta Tenaga Nasional Berhad (TNB) sebagai pemilik jaringan kelistrikan proyek ECRL.

Head Project Management Office TNB, Azreen Bin Othman, menyebut keberhasilan PLN menjadi tonggak penting dalam pengembangan sistem elektrifikasi jalur kereta modern di Malaysia. Menurutnya, PLN mampu menunjukkan komitmen tinggi tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

“Lebih awal dari target yang ditetapkan. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Kami melihat PLN menunjukkan komitmen dan kesungguhan tinggi tanpa mengesampingkan kualitas,” ujar Azreen.

Proyek ECRL sendiri merupakan jalur kereta listrik ganda sepanjang 665 kilometer yang menghubungkan Port Klang di Selangor hingga Kota Bharu di Kelantan. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung angkutan penumpang dan logistik berbasis energi listrik.

Saat mulai beroperasi pada 2027, jalur tersebut diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ per tahun, sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi di wilayah pesisir timur Malaysia.

Azreen juga berharap performa PLN terus berlanjut pada pengerjaan tahap berikutnya, termasuk proyek di Pencawang Seberang Jerteh dan Gombak.

“Kami sangat puas dengan hasilnya dan berharap pencapaian ini dapat berlanjut pada proyek berikutnya di Pencawang Seberang Jerteh dan Gombak,” katanya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti transformasi PLN dalam memperluas pasar bisnis hingga ke tingkat global. Menurutnya, pengalaman dan kompetensi teknis yang dimiliki PLN kini semakin diperhitungkan dalam proyek kelistrikan internasional.

“Keberhasilan ini menjadi pijakan strategis bagi PLN Group untuk memperluas proses bisnis di level internasional sekaligus mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia,” kata Darmawan.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri, menegaskan percepatan proyek tidak terlepas dari pengalaman panjang perusahaan dalam sektor pembangkitan dan transmisi tenaga listrik.

Ia menyebut pencapaian tersebut mencerminkan profesionalisme serta kualitas sumber daya manusia PLN dalam menangani proyek infrastruktur berstandar global. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

22 September 2026 - 11:24 WIB

Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna

21 September 2026 - 13:13 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

18 September 2026 - 20:20 WIB

Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja

18 September 2026 - 11:09 WIB

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

17 September 2026 - 13:07 WIB

Trending di Nasional