Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

OKU

Waspada Bahaya Listrik! PLN Baturaja Ingatkan Warga Jaga Jarak Aman dari Jaringan Kabel

OKU, Ogannews.com – PLN ULP Baturaja mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar. Keselamatan penggunaan listrik disebut bukan hanya menjadi tanggung jawab penyedia layanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga instalasi dan jaringan listrik tetap aman.

Meningkatnya kebutuhan listrik di tengah aktivitas masyarakat saat ini membuat risiko seperti sengatan listrik, korsleting hingga kebakaran semakin perlu diantisipasi. Kondisi lingkungan yang tidak aman di sekitar jaringan listrik juga dapat memicu gangguan yang berdampak pada padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah.

Masyarakat diimbau berhati-hati saat beraktivitas di dekat jaringan listrik. Warga diminta tidak berteduh di sekitar tiang listrik, gardu maupun fasilitas penerangan jalan umum karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Selain itu, warga juga diminta memperhatikan jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik, terutama saat bekerja di luar ruangan, memanen buah di pohon, maupun melakukan aktivitas lain yang berada dekat kabel listrik.

Manajer PLN ULP Baturaja, Triyo Indrawan, mengatakan salah satu penyebab utama gangguan listrik yang kerap terjadi adalah dahan pohon yang menyentuh kabel distribusi listrik. Kondisi tersebut sering memicu gangguan hingga pemadaman listrik di beberapa wilayah.

“Kami sangat mengharapkan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama menjaga jaringan listrik. Listrik adalah milik kita bersama, dan keandalannya sangat bergantung pada kondisi lingkungan di sekitar kabel distribusi kami,” ujar Triyo.

PLN juga mengajak masyarakat memberikan akses kepada petugas untuk melakukan pemangkasan pohon yang dahannya sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah gangguan maupun risiko kecelakaan akibat arus listrik.

Tak hanya itu, warga diminta tidak memasang benda seperti bendera, baliho, antena maupun umbul-umbul terlalu dekat dengan kabel listrik karena dapat menimbulkan induksi hingga hubungan arus pendek.

Pengawasan terhadap aktivitas anak-anak juga menjadi perhatian. Warga diminta melarang anak bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik, terlebih menggunakan benang tajam atau kawat yang berisiko memicu korsleting.

Apabila masyarakat menemukan potensi bahaya seperti kabel terkelupas atau pohon rimbun yang mendekati jaringan listrik, laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123.

Triyo menegaskan, langkah proaktif masyarakat sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama serta menjaga keandalan pasokan listrik.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Dengan menjaga jarak aman dari jaringan listrik, kita melindungi diri sendiri dan keluarga,” tegasnya.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kelistrikan, PLN berharap risiko kecelakaan listrik maupun gangguan pasokan listrik dapat dicegah sejak dini sehingga aktivitas warga tetap aman, nyaman dan lancar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit

13 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Trending di OKU