
Seluma, Ogannews.com – Cahaya listrik kini mulai menerangi rumah-rumah warga prasejahtera di Kabupaten Seluma, Bengkulu. Melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pemerataan energi hingga ke pelosok desa.
Peresmian sambungan listrik gratis yang digelar di Desa Tanjungan, Kecamatan Seluma Selatan, menjadi momentum penting bagi masyarakat yang selama ini hidup dengan keterbatasan akses listrik. Program tersebut bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas hidup warga.
Bagi masyarakat pedesaan, listrik menjadi kebutuhan mendasar yang berdampak langsung terhadap pendidikan, aktivitas ekonomi, hingga kenyamanan hidup sehari-hari. Kehadiran program ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Bengkulu.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa listrik memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan masyarakat. Ia mengapresiasi sinergi antara PLN dan pemerintah daerah yang dinilai berhasil menghadirkan manfaat nyata bagi warga.
“Program listrik gratis ini membuktikan bahwa sinergi pemerintah dan BUMN benar-benar menghadirkan manfaat langsung. Listrik bukan hanya penerangan, tetapi fondasi masa depan masyarakat,” ujar Helmi Hasan.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menyampaikan bahwa keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, terutama dalam proses validasi data penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran.
Menurutnya, PLN bertanggung jawab menyediakan infrastruktur kelistrikan yang andal, sedangkan pemerintah daerah memastikan penerima bantuan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
“Kolaborasi ini memastikan program benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata Teguh Aang Harmadi.
Tidak hanya memberikan sambungan listrik gratis, PLN juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako melalui Yayasan Baitul Maal PLN kepada warga penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Salah satu penerima bantuan, Hasdiani, mengaku bersyukur rumahnya kini telah menikmati aliran listrik. Ia menyebut perubahan tersebut membawa harapan baru bagi keluarganya.
“Sekarang rumah kami sudah terang. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Terima kasih kepada PLN dan pemerintah yang telah membantu kami,” ujarnya haru.
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menambahkan bahwa program BPBL merupakan bagian dari strategi jangka panjang PLN dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai listrik bukan sekadar layanan energi, tetapi juga sarana penting untuk membuka akses pendidikan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan. Melalui program ini, PLN kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi di seluruh wilayah Indonesia. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN di Bengkulu diharapkan menjadi contoh nyata pembangunan yang mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat hingga ke pelosok desa. (*)










