Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

OKU Timur

OKU Timur Genjot Gerakan Tanam Hadapi El Nino, Target 1 Juta Ton Gabah

Bupati OKU Timur dan Forkopimda menanam padi antisipasi dampak fenomena El Nino.

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui pencanangan Gerakan Tanam (Gertam), Pemkab OKU Timur bergerak cepat mengantisipasi dampak fenomena El Nino sekaligus mengejar target produksi padi sebesar 1 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) pada tahun 2026.

Kegiatan Gerakan Tanam tersebut dipusatkan di Desa Srikaton, Kecamatan Buay Madang Timur, Selasa (19/5/2026), dan dihadiri langsung Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., unsur Forkopimda Plus, para kepala OPD, hingga jajaran penyuluh pertanian.

Gerakan tanam serentak ini juga terhubung melalui Zoom Meeting bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang membuka kegiatan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel.

Dalam arahannya, Herman Deru optimistis Sumatera Selatan mampu mencapai target produksi padi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya yakin dengan sinergi Bupati/Walikota se-Sumatera Selatan bersama petani dan penyuluh, target 5 juta ton GKG dapat tercapai dari lahan baku sawah seluas 579 ribu hektare. Ini realistis dan berpotensi membawa Sumatera Selatan menjadi peringkat kedua nasional,” tegasnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian terus diperkuat, termasuk melalui subsidi pupuk bagi petani agar tetap bisa mendapatkan pupuk sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Perhatian pemerintah sangat konkret. Harga pupuk disubsidi sehingga petani dapat memperoleh pupuk sesuai HET yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin menegaskan bahwa Gerakan Tanam bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dan terukur untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman perubahan iklim akibat El Nino.

Menurutnya, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat OKU Timur. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong sinergi antara petani, penyuluh, dan seluruh stakeholder pertanian agar target produksi tetap tercapai.

Dengan potensi lahan pertanian yang luas serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat, Kabupaten OKU Timur optimistis mampu menembus target produksi 1 juta ton GKG pada 2026 sekaligus memperkuat predikatnya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Upacara HUT ke-81 RI di OKU Timur Khidmat, Lanosin Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

17 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Latma Ksatria Warrior 2026 Resmi Dibuka di Martapura, 1.000 Lebih Prajurit TNI AD dan US Army Siap Berlatih Bersama

16 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Trending di Daerah