
Jakarta, Ogannews.com – PT PLN (Persero) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkuat kolaborasi strategis guna mendorong percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal, berkelanjutan, dan terintegrasi.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakonas) Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kantor Pusat KKP, Jakarta.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan pengelolaan ruang laut, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional melalui pengembangan sektor kelautan dan perikanan.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi faktor penting agar seluruh program prioritas pemerintah dapat berjalan efektif hingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat kita kawal bersama hingga tahap implementasi sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan perusahaan dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor kelautan dan perikanan melalui penyediaan pasokan listrik yang andal di berbagai wilayah Indonesia.
Menurutnya, kehadiran listrik yang berkualitas menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung operasional berbagai fasilitas perikanan, pelabuhan, kawasan budidaya, hingga industri pengolahan hasil laut.
“PLN berkomitmen untuk menjadi mitra strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam memastikan seluruh sarana dan prasarana di sektor ini mendapatkan pasokan listrik yang memadai,” kata Darmawan.
Dalam nota kesepahaman tersebut, kedua belah pihak sepakat memperluas kerja sama yang mencakup penyediaan tenaga listrik bagi sarana dan prasarana sektor kelautan dan perikanan, dukungan penataan ruang laut untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga berbagai bentuk kerja sama lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Darmawan menilai kolaborasi ini tidak hanya memperkuat layanan kelistrikan, tetapi juga menjadi fondasi dalam meningkatkan daya saing sektor kelautan dan perikanan nasional.
“Kami meyakini ketersediaan listrik yang andal dan berkelanjutan merupakan fondasi penting bagi produktivitas sektor kelautan dan perikanan. Melalui sinergi bersama KKP, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir serta para pelaku usaha di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi tersebut, PLN optimistis sinergi dengan KKP mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional. Di saat yang sama, kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.(*)











