Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

OKU

Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak

OKU, ogannews.com — Kemarau panjang mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Memasuki hampir lima bulan musim kemarau, sejumlah sumur warga dilaporkan mulai mengering. Kondisi serupa juga terjadi pada debit Sungai Ogan yang terus mengalami penyusutan.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU memperkuat distribusi air bersih dengan mengerahkan lima unit mobil tangki untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Pelepasan armada dilakukan secara simbolis oleh Bupati OKU H Teddy Meilwansyah S.STP., M.M., M.Pd di depan Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (10/9/2026).

Lima armada tersebut berasal dari sejumlah instansi, yakni Perumda Tirta Raja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Dinas Pemadam Kebakaran OKU, serta satu unit bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan.

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk respons pemerintah terhadap laporan masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih. 

“Hari ini kita menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan musim kemarau,” ujar Teddy, didampingi Kalaksa BPBD OKU Januar Efendi.

Menurut Teddy, kondisi kekeringan telah dirasakan di sejumlah kecamatan. Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang membuat sumber air masyarakat semakin terbatas.

Karena itu, pemerintah daerah memastikan air yang disalurkan kepada warga merupakan air bersih yang layak digunakan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Bantuan ini sebagai bentuk respons kita terhadap keluhan masyarakat. Kita menyediakan air bersih yang layak, higienis dan layak konsumsi,” katanya.

Distribusi air bersih sebenarnya telah dilakukan Pemkab OKU bersama Perumda Tirta Raja sejak sekitar tiga bulan terakhir. Namun, meningkatnya kebutuhan masyarakat membuat pemerintah daerah perlu menambah kekuatan armada.

Dengan tambahan kendaraan tangki dari Kementerian PUPR, jumlah armada yang kini dikerahkan mencapai lima unit.

Teddy berharap tambahan armada tersebut mampu memperluas cakupan distribusi sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang mengalami krisis air bersih. 

“Kita bersyukur sebelumnya hanya beberapa tangki yang kita operasikan. Sekarang mendapat dukungan dari Kementerian PUPR Balai Cipta Karya Provinsi Sumsel, sehingga ada lima unit mobil tangki. Kita harapkan jangkauan penyaluran air bersih lebih luas lagi,” ujarnya.

Pemkab OKU selanjutnya akan melakukan distribusi secara bertahap dengan memprioritaskan wilayah yang tingkat kesulitan air bersihnya paling tinggi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih, Bupati OKU menegaskan bahwa seluruh bantuan air yang disalurkan pemerintah gratis bagi masyarakat terdampak.

Ia meminta tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk melakukan pungutan kepada warga. 

“Ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan gratis. Ingat, ini gratis, jangan sampai ada pungli,” tegas Teddy.

Pemkab OKU memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan akibat dampak kemarau panjang.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mencegah persoalan kekurangan air bersih semakin meluas di wilayah Kabupaten OKU.

Kegiatan pelepasan armada turut dihadiri Asisten III Setda OKU H Romson Fitri, Kepala Kominfo OKU Mirdaili, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran OKU Novi, serta Camat Baturaja Timur Donie Heridadi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Tabrakan Dua KA Babaranjang di OKU, Lokomotif Terguling dan Belasan Gerbong Terbalik

15 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Trending di OKU