
OKU, ogannews.com — Nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut turut diimplementasikan oleh Melda Atika, mahasiswa Program Studi D4 Kebidanan RPL Lokus OKU, di lingkungan masyarakat Desa Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Melda Atika dengan NIM PO7124226219 menjadikan lingkungan tempat tinggal dan kehidupan bermasyarakat sebagai ruang untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila secara nyata.
Sebagai mahasiswa kebidanan, penerapan nilai Pancasila tidak hanya dilakukan dalam kegiatan akademik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat, sikap saling menghormati, gotong royong, serta memberikan perhatian terhadap kesehatan lingkungan dan masyarakat.
Dalam kehidupan sehari-hari, implementasi sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat diwujudkan dengan menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah serta menjaga toleransi antarwarga. Sikap saling menghargai menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Sementara itu, sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, diterapkan melalui kepedulian terhadap sesama. Sebagai mahasiswa kebidanan, Melda berupaya menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan membantu memberikan informasi yang bermanfaat, khususnya berkaitan dengan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Nilai sila ketiga, Persatuan Indonesia, tercermin melalui keterlibatan dalam kehidupan bermasyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang. Kebersamaan dan komunikasi yang baik dengan warga menjadi salah satu bentuk sederhana dalam menjaga persatuan di lingkungan Desa Batu Kuning.
Implementasi sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dapat dilihat melalui keterlibatan dalam kegiatan masyarakat dan menghargai pendapat orang lain. Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap persoalan diupayakan untuk diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah sehingga tercipta keputusan yang dapat diterima bersama.
Sedangkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, diwujudkan melalui sikap peduli, saling membantu dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga untuk mendapatkan perhatian serta manfaat dalam kehidupan bermasyarakat.
Bagi Melda, penerapan Pancasila tidak harus selalu diwujudkan melalui kegiatan besar. Justru, nilai-nilai tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati orang lain, membantu tetangga, mengikuti kegiatan gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, serta peduli terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
Sebagai mahasiswa kebidanan, penerapan nilai Pancasila juga menjadi bagian dari pembentukan karakter calon tenaga kesehatan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mempunyai rasa kemanusiaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Melalui kehidupan sehari-hari di Desa Batu Kuning, Melda Atika menunjukkan bahwa Pancasila dapat menjadi pedoman dalam membangun hubungan sosial yang harmonis sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Implementasi tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda, termasuk mahasiswa, memiliki peran penting dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Dimulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga masyarakat, nilai Pancasila dapat terus hidup melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.(*)









