
Muara Enim, ogannews.com – Kebutuhan daya listrik untuk menunjang pelayanan publik menjadi perhatian PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Enim. PLN melakukan kunjungan dan audiensi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas kebutuhan kelistrikan instansi tersebut.
Dalam pertemuan itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim, Rahmat Noviar, menyampaikan bahwa daya listrik yang terpasang saat ini belum memadai untuk mendukung operasional kantor, terutama penggunaan berbagai perangkat elektronik.
Menurutnya, kebutuhan daya listrik yang lebih besar menjadi penting untuk menunjang aktivitas pelayanan serta kegiatan peningkatan minat baca masyarakat di Kabupaten Muara Enim.
“Listrik ini sangat vital. Saat ini daya terpasang di kantor kami masih kecil, sehingga tidak kuat untuk menunjang perangkat elektronik di kantor,” tutur Rahmat.
Menanggapi aspirasi tersebut, PLN membuka ruang dialog untuk membahas kondisi pasokan listrik, kendala teknis yang dihadapi, serta kemungkinan langkah tindak lanjut sesuai kebutuhan pelanggan.
Manajer PLN UP3 Lahat, Agus Priyanto, mengatakan kunjungan langsung kepada pelanggan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga hubungan baik dengan para pemangku kepentingan.
“Bagi PLN, setiap aspirasi pelanggan merupakan masukan penting untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami hadir untuk mendengarkan secara langsung, menjelaskan kondisi dan kendala yang dihadapi, serta memperkuat koordinasi dalam mengupayakan solusi terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan, PLN berkomitmen melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan unit terkait guna mendukung peningkatan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan.
Sementara itu, Manajer PLN ULP Muara Enim, Ozzy Ramadhana, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan kelistrikan di wilayah kerjanya.
“Kami sudah mendengar semua aspirasinya. Menjadi prioritas bagi PLN ULP Muara Enim untuk menjaga kualitas layanan dan keandalan kelistrikan bagi semua pelanggan,” ujar Ozzy.
Melalui pendekatan proaktif dan komunikasi terbuka, PLN ULP Muara Enim terus berupaya memperkuat koordinasi dengan instansi pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan pelanggan sekaligus mendukung kelancaran operasional pelayanan publik.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan melalui semangat Melayani Sepenuh Hati.
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam mendukung aktivitas pemerintahan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (*)









