Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Berita Utama

Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai, Pensiunan PNS ini Diduga Karena Sakit

Hasbi ditemukan tak bernyawa di pinggir sungai Ogan Desa Bedegung.

Ogannews.com – Warga Desa Bedegung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikejutkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki yang tergeletak di pinggir sungai Ogan, Rabu (22/05/24).

Melihat hal tersebut warga langsung melaporkan penemuan itu ke Polsek Semidang Aji.

Setelah diidentifikasi, korban bernama Hasbi (63), seorang pensiunan PNS yang beralamat di RS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur.

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kapolsek Semidang Aji, IPDA Hartomi mengatakan, korban sebelumnya sedang memancing ikan di sungai Ogan bersama rekannya.

“Pada hari Rabu tanggal 22 Mei 2024 sekira pukul 08.00 Wib, Hasbi rekannya tiba di Rumah Mertua rekannya yang berada di Desa Bedegung untuk menitip kendaraan sepeda motor, kemudian Hasbi berangkat dahulu memancing di pinggir sungai,” beber dia.

Selanjutnya, sambung Hartomi, sekira pukul 11.00 Wib rekannya menyusul korban, namun setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) melihat korban sudah terlentang dipinggir sungai dengan keadaan tidak bernyawa.

“Dari keterangan Bakurman, korban memang pernah bercerita bahwa korban mengidap riwayat darah tinggi dan tahap pengobatan,” imbuhnya.

Hal itu juga dibenarkan oleh anak korban, Adi Irwanto bahwa sang ayah memang memiliki penyakit darah tinggi.

“Keterangan dari anak korban memang benar ayahnya mengidap penyakit darah tinggi dan maag dan saat ini tahap pengobatan. Dan pihak keluarga menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut dan telah membuat pernyataan tidak untuk dilakukan otopsi serta menuntut secara hukum,” kata Kapolsek.

Diketahui, pada siang hari korban telah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman, dan situasi di TKP saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.

“Dari hasil pemeriksaan di TKP oleh tim kesehatan Puskesmas Ulak Pandan tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan dan dapat disimpulkan korban meninggal karena sakit,” pungkasnya. (Liv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Trending di OKU