Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Berita Utama

Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai, Pensiunan PNS ini Diduga Karena Sakit

Hasbi ditemukan tak bernyawa di pinggir sungai Ogan Desa Bedegung.

Ogannews.com – Warga Desa Bedegung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikejutkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki yang tergeletak di pinggir sungai Ogan, Rabu (22/05/24).

Melihat hal tersebut warga langsung melaporkan penemuan itu ke Polsek Semidang Aji.

Setelah diidentifikasi, korban bernama Hasbi (63), seorang pensiunan PNS yang beralamat di RS Sriwijaya, Kelurahan Sekar Jaya, Kecamatan Baturaja Timur.

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kapolsek Semidang Aji, IPDA Hartomi mengatakan, korban sebelumnya sedang memancing ikan di sungai Ogan bersama rekannya.

“Pada hari Rabu tanggal 22 Mei 2024 sekira pukul 08.00 Wib, Hasbi rekannya tiba di Rumah Mertua rekannya yang berada di Desa Bedegung untuk menitip kendaraan sepeda motor, kemudian Hasbi berangkat dahulu memancing di pinggir sungai,” beber dia.

Selanjutnya, sambung Hartomi, sekira pukul 11.00 Wib rekannya menyusul korban, namun setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) melihat korban sudah terlentang dipinggir sungai dengan keadaan tidak bernyawa.

“Dari keterangan Bakurman, korban memang pernah bercerita bahwa korban mengidap riwayat darah tinggi dan tahap pengobatan,” imbuhnya.

Hal itu juga dibenarkan oleh anak korban, Adi Irwanto bahwa sang ayah memang memiliki penyakit darah tinggi.

“Keterangan dari anak korban memang benar ayahnya mengidap penyakit darah tinggi dan maag dan saat ini tahap pengobatan. Dan pihak keluarga menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut dan telah membuat pernyataan tidak untuk dilakukan otopsi serta menuntut secara hukum,” kata Kapolsek.

Diketahui, pada siang hari korban telah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman, dan situasi di TKP saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.

“Dari hasil pemeriksaan di TKP oleh tim kesehatan Puskesmas Ulak Pandan tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan dan dapat disimpulkan korban meninggal karena sakit,” pungkasnya. (Liv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU