Menu

Mode Gelap
Numpang Menginap, Remaja di OKU Malah Gasak HP dan Helm Temannya HKG PKK ke-54, Pemkab OKU Timur Perkuat Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan OKU Gandeng Mahasiswa Unbara, Bekali Keterampilan Cegah dan Tangani Kebakaran PLN dan BDx Bangun Infrastruktur Listrik 1,2 GW untuk Data Center AI, Dorong Indonesia Jadi Hub Digital Regional Hebat! Siswa SMKN 3 OKU Berhasil Terbitkan Buku Sendiri Perpustakaan SMKN 3 OKU Jadi Magnet Baru Siswa, Ruang Nyaman yang Bantu Kurangi Ketergantungan Gadget

Pendidikan

Bupati Enos Tinjau Sekolah Eks Filial di Pelosok OKU Timur, Tegaskan Pemerataan Pendidikan Hingga Ujung Desa

Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, turun langsung meninjau sejumlah sekolah yang sebelumnya berstatus sekolah filial (kelas jauh)

OKU Timur, Ogannews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam pemerataan akses pendidikan kembali ditegaskan. Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, turun langsung meninjau sejumlah sekolah yang sebelumnya berstatus sekolah filial (kelas jauh), Senin (16/2/26).

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, Bupati yang akrab disapa Enos itu memastikan sekolah-sekolah yang telah didefinitifkan sejak 2023 kini benar-benar mendapatkan perhatian dari sisi sarana dan prasarana.

Sekolah filial sendiri merupakan unit pendidikan yang berada di luar sekolah induk. Biasanya didirikan untuk melayani siswa di wilayah terpencil atau daerah dengan keterbatasan daya tampung sekolah utama. Di OKU Timur, kondisi geografis dengan persebaran penduduk hingga pelosok desa menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan layanan pendidikan.

“Bagi kami, masyarakat di ujung desa pun harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama, tanpa dibeda-bedakan,” tegas Enos saat melakukan peninjauan.

Dalam agenda tersebut, Bupati OKU Timur mengunjungi SDN 1 Baturaja Bungin Talang Empat Puluh Kecamatan Bunga Mayang, kemudian melanjutkan peninjauan ke SDN 3 Jayapura Vila Masin, SMPN 3 Jayapura Bukit Batu, serta SDN 7 Jayapura Karya Makmur guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah yang sebelumnya berstatus filial dan kini telah definitif. 

Sekolah-sekolah tersebut sebelumnya berstatus filial dan kini telah resmi menjadi sekolah definitif. Pemerintah daerah pun terus melengkapi fasilitas pendukung guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. 

Menurut Enos, tingginya belanja pegawai di sektor pendidikan bukan tanpa alasan. Hal itu merupakan konsekuensi dari kebijakan pemerataan tenaga pendidik hingga ke wilayah terjauh. 

“Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah agar tidak ada anak di OKU Timur yang tertinggal hanya karena faktor jarak dan keterbatasan akses,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari monitoring kebutuhan sarana dan prasarana yang akan menjadi prioritas dalam program pembangunan ke depan. Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar program rutin, melainkan fondasi utama dalam membangun generasi dan masa depan daerah.

Dengan langkah konkret meninjau langsung sekolah-sekolah di pelosok, Pemkab OKU Timur menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan keadilan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

HKG PKK ke-54, Pemkab OKU Timur Perkuat Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

4 Juni 2026 - 21:21 WIB

Hebat! Siswa SMKN 3 OKU Berhasil Terbitkan Buku Sendiri

4 Juni 2026 - 06:20 WIB

Perpustakaan SMKN 3 OKU Jadi Magnet Baru Siswa, Ruang Nyaman yang Bantu Kurangi Ketergantungan Gadget

4 Juni 2026 - 05:56 WIB

SMKN 3 OKU Buka SPMB 2026, Siapkan Kuota 576 Siswa Baru dan 8 Jurusan Unggulan

3 Juni 2026 - 17:16 WIB

Tanpa Pesta Mewah, Perpisahan 116 Siswa SDN 11 OKU Justru Banjir Haru dan Doa

3 Juni 2026 - 08:28 WIB

Trending di OKU