Menu

Mode Gelap
Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026 Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah 49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026 Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

Pendidikan

Bupati Enos Tinjau Sekolah Eks Filial di Pelosok OKU Timur, Tegaskan Pemerataan Pendidikan Hingga Ujung Desa

Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, turun langsung meninjau sejumlah sekolah yang sebelumnya berstatus sekolah filial (kelas jauh)

OKU Timur, Ogannews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam pemerataan akses pendidikan kembali ditegaskan. Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, turun langsung meninjau sejumlah sekolah yang sebelumnya berstatus sekolah filial (kelas jauh), Senin (16/2/26).

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Wakimin, Bupati yang akrab disapa Enos itu memastikan sekolah-sekolah yang telah didefinitifkan sejak 2023 kini benar-benar mendapatkan perhatian dari sisi sarana dan prasarana.

Sekolah filial sendiri merupakan unit pendidikan yang berada di luar sekolah induk. Biasanya didirikan untuk melayani siswa di wilayah terpencil atau daerah dengan keterbatasan daya tampung sekolah utama. Di OKU Timur, kondisi geografis dengan persebaran penduduk hingga pelosok desa menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan layanan pendidikan.

“Bagi kami, masyarakat di ujung desa pun harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama, tanpa dibeda-bedakan,” tegas Enos saat melakukan peninjauan.

Dalam agenda tersebut, Bupati OKU Timur mengunjungi SDN 1 Baturaja Bungin Talang Empat Puluh Kecamatan Bunga Mayang, kemudian melanjutkan peninjauan ke SDN 3 Jayapura Vila Masin, SMPN 3 Jayapura Bukit Batu, serta SDN 7 Jayapura Karya Makmur guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah yang sebelumnya berstatus filial dan kini telah definitif. 

Sekolah-sekolah tersebut sebelumnya berstatus filial dan kini telah resmi menjadi sekolah definitif. Pemerintah daerah pun terus melengkapi fasilitas pendukung guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. 

Menurut Enos, tingginya belanja pegawai di sektor pendidikan bukan tanpa alasan. Hal itu merupakan konsekuensi dari kebijakan pemerataan tenaga pendidik hingga ke wilayah terjauh. 

“Ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah daerah agar tidak ada anak di OKU Timur yang tertinggal hanya karena faktor jarak dan keterbatasan akses,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari monitoring kebutuhan sarana dan prasarana yang akan menjadi prioritas dalam program pembangunan ke depan. Pemerintah Kabupaten OKU Timur menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar program rutin, melainkan fondasi utama dalam membangun generasi dan masa depan daerah.

Dengan langkah konkret meninjau langsung sekolah-sekolah di pelosok, Pemkab OKU Timur menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan keadilan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid

9 September 2026 - 07:58 WIB

Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026

8 September 2026 - 08:48 WIB

Prajurit Tiga Negara Diuji Lewat Latihan Survival dan Patroli

3 September 2026 - 17:06 WIB

Di Momen HPN 2026, PLN Wujudkan Mimpi Bapak Mino Punya Listrik Sendiri

2 September 2026 - 16:30 WIB

Trending di Daerah