Menu

Mode Gelap
PLN Teken PJBL PSEL Bali, Sampah Disulap Jadi Listrik 30 MW untuk Dukung Pariwisata PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

Daerah

Diduga Kelelahan, Ketua PPS di OKU Timur Meninggal Dunia

Ketua PPS Desa Banuayu, OKU Timur meninggal dunia diduga Kelelahan.

Ogannews.com – Suryadi, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Banuayu, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) dilaporkan meninggal dunia.

Kabar duka itu, diduga meninggal dunia akibat kelelahan usai monitoring Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pencoblosan tanggal 14 Februari 2024.

Sebelum meninggal dunia, Suryadi sempat dirawat selama 5 hari di RSUD Martapura.

Ketua Divisi SDM dan Parmas KPU OKU Timur, Aldi Adriansyah menyampaikan bela sungkawa atas kepergian Suryadi. KPU OKU Timur juga memberikan santunan kepada keluarga almarhum.

“Kami mendapat informasi ada Ketua PPS Desa Banuayu meninggal dunia. Suryadi menderita penyakit liver, namun diduga kelelahan menjadi pemicu jatuh sakitnya hingga harus dirawat selama lima hari,” ujar Aldi, Selasa (20/02).

Dikesempatan yang sama, KPU OKU Timur menghimbau kepada seluruh PPS agar menjaga kesehatan, baik jasmani maupun rohani.

“Almarhum ada penyakit bawaan Liver, namun mungkin kecapean dan belum sarapan karena banyaknya perjalanan, jadi tubuh Almarhum drop,” beber dia.

Sementara itu, Anak Almarhum, Virenda dalam wawancara menyatakan bahwa ayahnya sempat mengeluhkan sakitnya, tetapi tetap menjalankan tugasnya sebagai Ketua PPS Desa Banuayu.

“Mulai bertugas dari tanggal 12 Februari itu, pas distribusi logistik dan kemudian saat monitoring TPS beliau jatuh sakit,” ujar anaknya.

Dirinya juga mengungkapkan jika kondisi ayahnya sempat membaik saat dirawat di rumah sakit.

“Sempat membaik, tapi akhirnya drop,” pungkasnya.

Terlihat suasana haru menyelimuti rumah duka, dengan sholawat dan doa bersama dilantunkan untuk mengiringi kepergian almarhum. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

PLN Gandeng Polres Amankan P2TL di Muara Enim

6 Juli 2026 - 15:25 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Siswa Berprestasi

2 Juli 2026 - 09:43 WIB

Manager PLN UP3 Lahat Door to Door Temui Pelanggan, Kedepankan Pendekatan Humanis

30 Juni 2026 - 17:58 WIB

Trending di Daerah