
Disdik OKU gelar bimtek LKP.
Ogannews.com – Di tengah derasnya arus globalisasi dan kebutuhan dunia kerja yang kian dinamis, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bergerak cepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan nonformal.
Melalui Bidang Pembinaan PAUD dan SPNF, Disdik OKU menggelar pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) intensif bagi para instruktur, pimpinan, dan operator Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) se-Kabupaten OKU, Sabtu (5/7/25).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret Pemkab OKU dalam menjawab tantangan kualitas tenaga kerja yang siap pakai dan berdaya saing.
Plt Kepala Disdik OKU, Subri SPd, MSi, MPd melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian PAUD PNF, Sri Hartati, S.Pd., MM menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi instruktur agar selaras dengan tuntutan industri dan standar penilaian kinerja LKP.
“Instruktur yang kompeten adalah ujung tombak lahirnya generasi yang siap masuk ke dunia kerja. Pendidikan kursus kini bukan lagi pilihan kedua, tapi solusi cepat bagi lulusan sekolah yang ingin langsung produktif,” ujar Sri.
Sri juga menegaskan bahwa peningkatan mutu LKP akan berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di OKU. Harapannya, angka pengangguran pun bisa ditekan secara signifikan.
“LKP yang kuat akan melahirkan SDM tangguh. Instruktur dan pengelola LKP juga harus tetap semangat karena mereka memegang kunci perubahan masa depan,” tambahnya.
Pelatihan ini tak main-main. Disdik OKU menghadirkan narasumber nasional yang sudah malang-melintang di dunia pelatihan vokasi.
Mereka di antaranya:
- Widyo Winarso, Widyaprada Ahli Utama Direktorat Kursus dan Pelatihan,
- Inne Rosalina, Ketua Tim Kerja Penjaminan Mutu Direktorat Kursus dan Pelatihan,
- Aidil Akbar, anggota Tim Kerja Penjaminan Mutu dari Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus.
Materi yang dibahas mencakup aspek krusial seperti Penguatan Kelembagaan LKP (PK-LKP), legalitas perizinan, peran dinas dalam pembinaan LKP, hingga penggunaan aplikasi PK-LKP.
Dengan pelatihan ini, Disdik OKU optimistis lembaga kursus akan tampil lebih profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan siap mencetak generasi unggul yang tak hanya cerdas, tapi juga produktif. (*)










