Menu

Mode Gelap
Meriah! Siswa Baru SMPN 2 OKU Antusias Saksikan Parade Ekstrakurikuler di Hari Keempat MPLS Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan” Semangat Hari Ketiga MPLS, Kepala SDN 3 OKU Senam Bersama Siswa Baru Polisi Genjot Penyidikan Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura Viral! Perawat RSUD Martapura Dituding Lecehkan Pasien 110 Siswa Baru SDN 16 OKU Ikuti MPLS Ramah Anak, Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama

Daerah

Optimistis Raih WTP ke-11, Pemkab OKU Serahkan Laporan Keuangan 2025 ke BPK Sumsel

Pemkab OKU laporkan keuangan ke BPK Sumsel.

Palembang, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Setelah sukses meraih 10 kali berturut-turut opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), tahun ini Pemkab OKU optimistis dapat mempertahankan prestasi tersebut.

Optimisme itu disampaikan langsung oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, saat menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 (unaudited) kepada BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan, Selasa (31/3/26), di Palembang.

Dalam kesempatan tersebut, laporan diterima oleh perwakilan BPK, melalui Kepala Bidang Pemeriksaan Sumatera Selatan II, Cendy Avrian.

“Tentu jika penghargaan ini kembali diraih, akan menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih keras dan lebih teliti dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Teddy.

Penyerahan laporan keuangan ini merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, yang harus disampaikan maksimal tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Bupati menegaskan, Pemkab OKU terus berkomitmen menyajikan laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan, memperkuat sistem pengendalian intern, serta meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Langkah ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, serta sejumlah regulasi turunan terkait pengelolaan keuangan daerah berbasis akrual.

Dalam paparannya, Teddy membeberkan capaian realisasi APBD Kabupaten OKU Tahun Anggaran 2025, yakni pendapatan daerah yang mencapai 93,00% dari target dengan nilai Rp1,61 triliun. 

Kemudian belanja dan transfer senilai Rp1,48 triliun dengan 82,26% dari anggaran. Serta sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) Rp210,66 miliar. 

Capaian ini mencerminkan kinerja fiskal daerah yang cukup solid, meskipun masih terdapat ruang optimalisasi pada sisi penyerapan anggaran.

Pemkab OKU juga menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi proses audit oleh BPK yang dijadwalkan mulai 6 April 2026.

“Kami siap memfasilitasi seluruh kebutuhan tim audit dalam melakukan pemeriksaan laporan keuangan,” tegas Teddy.

Ia berharap, hasil audit nantinya tidak hanya mempertahankan opini WTP, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas kebijakan keuangan daerah ke depan.

Sementara itu, Cendy Avrian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah di Sumatera Selatan yang telah menyelesaikan dan menyerahkan laporan keuangan tepat waktu.

“Kami akan segera melakukan pemeriksaan. Harapannya, daerah yang sudah meraih WTP dapat mempertahankan, dan yang belum bisa segera menyusul,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Meriah! Siswa Baru SMPN 2 OKU Antusias Saksikan Parade Ekstrakurikuler di Hari Keempat MPLS

16 Juli 2026 - 19:48 WIB

Kuasa Hukum Fauzi Syukri Luruskan Isu Praperadilan Kasus Sawit di Lubuk Batang: “Bukan Sengketa Lahan”

15 Juli 2026 - 17:30 WIB

Semangat Hari Ketiga MPLS, Kepala SDN 3 OKU Senam Bersama Siswa Baru

15 Juli 2026 - 17:18 WIB

110 Siswa Baru SDN 16 OKU Ikuti MPLS Ramah Anak, Tanamkan Karakter Sejak Hari Pertama

14 Juli 2026 - 17:41 WIB

PTPN I (Persero) Regional 7 Pabrik Baturaja Salurkan Santunan Anak Yatim Piatu di Wilayah Desa Lekis Rejo untuk Mempersiapkan Masuk Sekolah Pada Ajaran Baru Tahun 2026.

14 Juli 2026 - 16:05 WIB

Trending di Daerah