Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Daerah

Panglima TNI Pantau Latihan Penerjunan Berskala Internasional di Puslatpur Baturaja

Jendral Agus Subiyanto (tengah) sedang memantau penerjunan yang dilakukan tiga negara.

Ogannews.com – Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, secara langsung meninjau jalannya latihan penerjunan yang merupakan bagian dari latihan gabungan tahunan berskala internasional, Super Garuda Shield 2024.

Latihan ini berlangsung di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Kamis (29/8/24).

Latihan gabungan yang diikuti oleh 16 negara tersebut telah dimulai sejak 26 Agustus dan akan berlangsung hingga 6 September 2024.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah partisipasi aktif pasukan penerjun dari tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan Indonesia.

Setidaknya sebanyak 200 penerjun, terdiri dari 80 penerjun Amerika Serikat, 80 penerjun Indonesia, dan 40 penerjun dari Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) Jepang, turut beraksi dalam latihan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, para penerjun ini diangkut menggunakan empat pesawat C-130, dua di antaranya milik Amerika Serikat dan dua lainnya milik Indonesia.

Para prajurit tersebut memulai perjalanan dari bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum melanjutkan ke Puslatpur Baturaja, dengan operasi dilakukan dalam dua gelombang.

“Super Garuda Shield 2024 menjadi salah satu latihan militer terbesar yang pernah diadakan di Indonesia, dengan tujuan utama meningkatkan interoperabilitas dan kerja sama militer antar negara peserta,” kata Jenderal Agus Subiyanto.

Selain di Baturaja, latihan ini juga dilaksanakan di beberapa lokasi strategis lainnya, seperti Surabaya dan Puslatpur Baluran di Situbondo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Latihan penerjunan di Baturaja dipimpin oleh Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 330/TD, Letkol Inf Dedy Pungky, dengan pengawasan langsung dari Panglima TNI.

Kehadiran Jenderal Agus Subiyanto di lokasi latihan menunjukkan betapa pentingnya latihan ini dalam upaya memperkuat kemampuan pertahanan serta membangun persahabatan antar negara.

TNI menegaskan bahwa latihan semacam ini sangat krusial untuk memperkuat kesiapan dan respons militer Indonesia dalam menghadapi berbagai ancaman dan tantangan global. Diharapkan, latihan ini dapat berlangsung lancar dan mencapai tujuan strategis yang telah ditetapkan. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Trending di OKU