Menu ✖

Mode Gelap
Pura-pura Tanya Tarif Pijat, Malah Jambret Tas, Pelarian Berakhir di SPBU Bakung Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Lahat, Pohon Tumbang Ganggu Pasokan Listrik Polres OKU Gelar Lomba Gaple dan Karaoke, Kapolres Turun Langsung Berbaur dengan Warga Katim Wasev TMMD ke-130 Tinjau RTLH, Sumur Bor dan Pembangunan Jalan di OKU Timur PLN Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Promo Berakhir 4 November 2026 HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI

Nasional

PEP Prabumulih Field Tingkatkan Produksi Sumur PBM-025 hingga 205 BOPD Berkat Well Service

Well service yang dilakukan PEP Prabumulih Field berhasil mengungkap potensi peningkatan produksi migas di sumur PBM-025 di Struktur Prabumulih Barat.

Prabumulih, Ogannews.com – Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 berhasil meningkatkan produksi minyak dan gas (migas) sumur PBM-025 di Struktur Prabumulih Barat berkat well service.

Kegiatan perawatan sumur telah dilakukan sejak 14 Januari 2026 dan saat ini masuk dalam tahap uji produksi. Uji alir awal menunjukkan peningkatan kemampuan produksi sumur tersebut menjadi 205 barel per hari (BOPD) dan 0,57 kaki kubik standar per hari (MMSCFD) untuk gas.

“Sumur PBM-025 kembali aktif dan produktif. Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh tim dalam berinovasi mewujudkan ketahanan energi nasional,” kata Senior Manager PEP Prabumulih Field Muhammad Luthfi Ferdiansyah, Rabu, 11 Februari 2026. 

Well service dilakukan untuk mencegah penurunan produksi migas alami. Awalnya, well service di sumur PBM-025 ditargetkan menjaga produksi di angka 70 BOPD. Namun, uji alir awal merekam potensi produksi yang melampaui target tersebut.

Uji alir awal dilakukan untuk mengetahui kemampuan maksimum (deliverability) sumur mengalirkan migas secara alami tanpa bantuan alat. Hasil uji bukan angka produksi harian jangka panjang, melainkan acuan untuk menilai kinerja sumur serta karakteristik lapisan batuan penyimpanan migas (reservoir).

Perawatan sumur PBM-025 difokuskan pada tiga sasaran, yaitu squeeze cementing pada lapisan BRF (1795,5–1797 mMD), perbaikan bonding semen (1816–1818 mMD), dan perforasi produksi lapisan R9 (1811,85–1814,75 mMD). PEP Prabumulih Field menggunakan Rig GJE-06 berkapasitas 350 HP dalam pekerjaan berdurasi tiga minggu tersebut. 

Well service terbukti mampu meningkatkan produksi migas dengan biaya yang efisien. 

“Keberhasilan ini membuktikan optimalisasi sumur eksisting melalui well service bisa mendorong peningkatan produksi migas secara efisien dan rendah risiko,” ucap Luthfi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI

28 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

23 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

23 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Trending di Nasional