Menu

Mode Gelap
Tiga Rumah Warga OKU Dibedah Lewat CSR REI-APERSI 8 Pengurus SMSI Kabupaten/Kota di Sumsel Resmi Dilantik, Jon Heri Tekankan Profesionalisme Pers Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres OKU Tekankan Pelayanan dan Keselamatan Pengendara Bupati OKU Tinjau Vertical Dryer, Bisa Keringkan hingga 100 Ton Hasil Panen per Hari 7,5 Hektare Lahan Dihibahkan, Sekolah Rakyat Terintegrasi Pertama OKU Ditarget Mulai Dibangun Januari 2027 Gerak Cepat Perumda Tirta Raja Pulihkan Distribusi Air, Bupati Teddy Turun Pastikan Langsung

Kesehatan & Kecantikan

PMI OKU Siapkan Fasilitator PMR untuk Sukseskan Jumbara Sumsel 2026

Pose bersama usai kegiatan pendidikan dan pelatihan Fasilitator PMR.

Ogannews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus berinovasi dalam mencetak generasi tangguh melalui Pendidikan dan Pelatihan Fasilitator Palang Merah Remaja (PMR). 

Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Desember 2024, bertempat di Gedung PMI Kabupaten OKU.

Ketua PMI Kabupaten OKU, Yunizir Djakfar, menegaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali fasilitator PMR dengan kompetensi tinggi, selaras dengan rencana Kabupaten OKU menjadi tuan rumah Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR tingkat Sumatera Selatan pada 2026. 

“Kami ingin memastikan fasilitator PMR di Kabupaten OKU memiliki kemampuan terbaik untuk membimbing generasi muda. Pelatihan ini juga diharapkan meningkatkan standar pelatihan hingga ke tingkat nasional,” ungkap Yunizir.

Pelatihan itu melibatkan berbagai elemen, mulai dari anggota Korps Sukarela (KSR), relawan, pembina, alumni, hingga perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten OKU. 

Para peserta dipersiapkan untuk menjadi pelatih andal yang mampu mengarahkan anggota PMR dari tiga tingkatan, yakni tingkat Mula: Siswa Sekolah Dasar (SD), tingkat Madya: Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat Wira: Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).  

Sesi pelatihan yang menjadi sorotan adalah kehadiran pemateri nasional, Kanda Komarrudin, pelatih berpengalaman dari DKI Jakarta yang telah aktif sejak 1989. 

Ia memberikan pembekalan mendalam tentang keterampilan pertolongan pertama, perawatan keluarga, serta manajemen penanganan kebencanaan. 

“Pemateri kami sangat berpengalaman, sehingga peserta mendapatkan ilmu yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan di lapangan,” tambah Yunizir.

Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis, pelatihan ini juga berfokus pada penguatan karakter, kepemimpinan, dan mental tangguh. 

Kurikulum yang digunakan telah disesuaikan dengan standar nasional agar tercipta keseragaman dalam metode pelatihan di seluruh Kabupaten OKU. 

“Dengan pelatihan ini, kami berharap fasilitator PMR tidak hanya siap menjadi pelatih yang kompeten, tetapi juga mampu menginspirasi anggota PMR dalam mengaplikasikan nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat,” jelas Yunizir. 

PMI Kabupaten OKU optimis bahwa langkah ini akan membawa dampak positif, baik bagi perkembangan PMR di tingkat lokal maupun dalam memperkuat eksistensi PMI di kancah nasional. 

Persiapan matang ini diharapkan menjadi kunci sukses Kabupaten OKU dalam menyelenggarakan Jumbara PMR Sumsel 2026. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Tiga Rumah Warga OKU Dibedah Lewat CSR REI-APERSI

22 September 2026 - 22:54 WIB

Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres OKU Tekankan Pelayanan dan Keselamatan Pengendara

22 September 2026 - 13:30 WIB

Bupati OKU Tinjau Vertical Dryer, Bisa Keringkan hingga 100 Ton Hasil Panen per Hari

22 September 2026 - 12:06 WIB

7,5 Hektare Lahan Dihibahkan, Sekolah Rakyat Terintegrasi Pertama OKU Ditarget Mulai Dibangun Januari 2027

22 September 2026 - 10:04 WIB

Gerak Cepat Perumda Tirta Raja Pulihkan Distribusi Air, Bupati Teddy Turun Pastikan Langsung

21 September 2026 - 19:47 WIB

Trending di OKU