Menu

Mode Gelap
Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya PTPN 1 Regional 7 Baturaja Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Sekolah di Lekis Rejo Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah Pemkab OKU Timur Gandeng Kejari, Perkuat Kepastian Hukum dan Tata Kelola Pemerintahan OKU Borong 3 Penghargaan Nasional di TOP BUMD Awards 2026, Teddy Meilwansyah Raih Pembina Terbaik Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Olahraga

Resmi Kantongi Mandat, Muhtarom Bentuk Kepengurusan Federasi Savate Indonesia OKU 2025–2029

Foto bersama.

Ogannews.com – Federasi Savate Indonesia (FSI) Provinsi Sumatera Selatan resmi menerbitkan Surat Mandat Nomor: 026/P.Prov/FSI.SS/XI/2025 untuk pembentukan kepengurusan FSI Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) masa bakti 2025–2029. 

Mandat penuh diberikan kepada Muhtarom, yang kini dipercaya memimpin proses pembentukan struktur organisasi Savate di Bumi Sebimbing Sekundang.

Dalam surat tersebut, Pengprov FSI Sumsel menegaskan bahwa mandat dikeluarkan berdasarkan kewenangan AD/ART organisasi. Mandataris memiliki hak penuh membentuk kepengurusan, sekaligus bertanggung jawab terhadap jalannya organisasi Savate di OKU hingga struktur definitif terbentuk.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Muhtarom diwajibkan berkoordinasi dengan KONI Kabupaten OKU serta Pengprov FSI Sumsel. Setiap pengajuan rekomendasi kepada KONI daerah harus disertai susunan kepengurusan lengkap serta legalitas Federasi Savate Indonesia.

Mandat ini berlaku sejak ditandatangani oleh Ketua Umum Pengprov FSI Sumsel, Dr. Amiruddin Sandy, SSTP, M.Si, dan berakhir pada 8 Desember 2025. Jika hingga batas waktu tersebut kepengurusan belum terbentuk, maka mandataris harus mengajukan permohonan mandat baru.

Muscab perdana FSI OKU.

Sebagai tindak lanjut atas mandat tersebut, Musyawarah Cabang (Muscab) perdana Federasi Savate Indonesia Kabupaten OKU digelar pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Sekretariat DKO OKU.

Savate sendiri merupakan cabang olahraga baru di bawah naungan KONI. Disiplin bela diri asal Prancis ini resmi diterima sebagai anggota KONI pada September 2025 melalui keputusan Rakernas KONI, bersama dua cabang olahraga lainnya: Mini Soccer dan Xiangqi.

Muhtarom, atau akrab disapa Bram, mengatakan Muscab perdana ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan antar-pengurus. 

“Saya berharap Savate bisa eksis di OKU dan kita semua komitmen membesarkan olahraga ini. Saya juga terbuka terhadap setiap masukan yang membangun,” ujarnya. 

Dengan terbitnya mandat dan bergulirnya Muscab, Federasi Savate Indonesia OKU kini mulai menapaki babak baru menuju pembentukan kepengurusan resmi demi pengembangan olahraga Savate di daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PTPN 1 Regional 7 Baturaja Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Sekolah di Lekis Rejo

16 April 2026 - 19:13 WIB

OKU Borong 3 Penghargaan Nasional di TOP BUMD Awards 2026, Teddy Meilwansyah Raih Pembina Terbaik

15 April 2026 - 12:46 WIB

Bupati OKU Pelajari Teknologi Budidaya Ikan Air Tawar di Sukabumi

10 April 2026 - 10:55 WIB

Pemkab Merangin dan PLN Bersihkan Kota Bangko, Lingkungan Kinclong Jaringan Listrik Aman

8 April 2026 - 13:12 WIB

Tak Diberi Uang Judol, Pemuda di Lahat Tega Mutilasi Ibu Kandung

8 April 2026 - 13:00 WIB

Trending di Berita Utama