Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Berita Utama

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Ogan, Begini Kronologinya

Petugas kepolisian bantu pencarian bocah tenggelam.

Ogannews.com – Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan tenggelam saat sedang mandi di Sungai Ogan, Rabu (10/07/24) sekitar pukul 19:00 WIB.

Korban diketahui bernama Dimas Arjuna warga Dusun IX Desa Lubuk Batang Baru (LBB), Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Peristiwa itu bermula ketika Dimas pulang ke rumah setelah mengantarkan buah, kemudian berpamitan kepada orang tuanya untuk mandi di sungai.

Sesampai di sungai, Dimas melihat teman-temannya yang sudah selesai mandi dan hendak pulang. Tanpa berpikir panjang, ia terjun ke sungai untuk mandi.

Namun, beberapa saat kemudian, Dimas meminta tolong kepada teman-temannya sebelum akhirnya tenggelam.

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni melalui Kasi Humas Polres OKU IPTU Ibnu Holdon membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Kata Kasi Humas, saat kejadian teman-teman korban sempat berteriak meminta tolong dan memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua korban.

“Saat ini tim penyelamat masih melakukan pencarian,” singkat dia.

Pihak Kepolisian melalui Bhabinkamtibmas dari masing-masing desa telah menghimbau warga untuk selalu waspada dan memperhatikan anak-anak mereka saat bermain atau mandi di sungai.

“Kami meminta agar orang tua lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama saat berada di sekitar area berbahaya seperti sungai,” ujar IPTU Ibnu Holdon.

Pihak berwenang menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan yang berpotensi berbahaya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

PLN UP3 Lahat Sambungkan Listrik PT MIP Tanpa Padam, Dukung Operasional Industri di Merapi Barat

12 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Trending di Daerah