Menu

Mode Gelap
Dapat Bantuan Sapi dari Herman Deru, Masjid Al Barokah Sembelih 15 Hewan Kurban Makna Berbagi di Idul Adha, Bupati OKU Turun Langsung Serahkan Sapi Kurban Bandar Narkoba di OKU Tusuk Polisi Saat Ditangkap, Brigpol Joni Jalani Operasi Intensif SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I Dua Pelaku Begal Sadis di 7 Ulu Palembang Ditangkap, Empat Rekannya Masih Diburu Polisi Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

Daerah

Krisis Ruang Kelas, SMAN 5 OKU Butuh Perhatian Serius

Kepala SMAN 05 OKU, Ismakun Ranau Wijaya (kiri) meninjau ruangan tambahan yang terbengkalai sejak 2016 lalu.

Ogannews.com – SMA Negeri 5 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tengah menjadi sorotan publik karena masalah infrastruktur yang menghambat proses belajar mengajar.

Dari total 15 ruang kelas yang ada, tiga di antaranya tidak dapat digunakan karena proyek pembangunan ruang kelas tambahan yang terhenti sejak tahun 2016.

Sebelumnya, pihak sekolah telah melibatkan praktisi hukum dan pengamat untuk mendesak kelanjutan pembangunan.

Selain itu, revitalisasi infrastruktur tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar. Sehingga dukungan pemerintah dan pihak terkait sangat diharapkan.

Diketahui, SMA Negeri 5 OKU memiliki 38 guru, termasuk 4 guru penggerak, dengan rencana penambahan menjadi 6 guru penggerak di masa depan.

Peran guru penggerak sangat penting dalam mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi efektivitas mereka tergantung pada kondisi infrastruktur yang mendukung.

“Saya berharap pemerintah daerah dapat memastikan proyek pembangunan diselesaikan tepat waktu agar sekolah dapat berkembang dan mencetak generasi penerus berkualitas,” ungkap Kepala SMAN 05 OKU, Ismakun Ranau Wijaya beberapa waktu lalu.

Dirinya juga mengatakan jika keterbatasan ruang ini membuat sekolah harus beradaptasi dengan kondisi yang ada, sementara jumlah siswa terus bertambah setiap tahunnya.

“Jika bangunan ini selesai, daya tampung siswa akan meningkat signifikan,” ujarnya, Senin (09/09/24).

Menanggapi kondisi tersebut, Dr. Khorul Buddy Nagara dari Komisi Nasional Pendidikan (Komnas Pendidikan) Sumatera Selatan melakukan kunjungan langsung ke lokasi.

Ia menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap bangunan terbengkalai tersebut yang tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga memboroskan anggaran.

Dr. Khorul berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan untuk menemukan solusi.

“Kami akan mengusulkan rapat dengan pihak terkait, termasuk kejaksaan, guna membahas kelanjutan proyek. Harapannya, bangunan ini bisa digunakan tahun depan, sehingga kapasitas sekolah meningkat dan siswa dapat belajar dengan lebih nyaman,” jelas Dr. Khorul.

Selain itu, ia meminta pihak sekolah melengkapi semua dokumen terkait pembangunan agar proses penyelesaian masalah dapat berjalan lancar.

Masalah ini diharapkan dapat segera terselesaikan, mengingat pentingnya perbaikan fasilitas pendidikan untuk menunjang kualitas belajar mengajar di SMA Negeri 5 OKU. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Dapat Bantuan Sapi dari Herman Deru, Masjid Al Barokah Sembelih 15 Hewan Kurban

27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Makna Berbagi di Idul Adha, Bupati OKU Turun Langsung Serahkan Sapi Kurban

27 Mei 2026 - 15:40 WIB

Bandar Narkoba di OKU Tusuk Polisi Saat Ditangkap, Brigpol Joni Jalani Operasi Intensif

26 Mei 2026 - 17:49 WIB

SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I

26 Mei 2026 - 10:02 WIB

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Trending di Daerah