Menu

Mode Gelap
Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026 Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah 49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026 Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

Politik

Pasangan BERTAJI Selangkah Lagi Menuju Kursi Bupati dan Wakil Bupati OKU, Begini Asal-usul Jargon BERTAJI

Muhtarom, pencetus jargon BERTAJI.

Ogannews.com – Pasangan Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri, yang dikenal dengan jargon BERTAJI, tinggal menunggu hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan untuk resmi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU.  

Optimisme pasangan ini tidak lepas dari data hitungan cepat yang telah mereka kantongi. Tim pemenangan BERTAJI mengklaim memiliki dokumen C1 Plano dari setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menjadi dasar akurat dalam rekapitulasi di tingkat kecamatan.  

Namun, di balik optimisme ini, ada kisah menarik mengenai asal-usul jargon BERTAJI yang kini menjadi ikon perjuangan Teddy dan Marjito. 

Kata BERTAJI singkatan dari Bersih, Taqwa, Amanah, Jujur, dan Inovatif lahir dari kreativitas seorang pemilik Event Organizer (EO) asal OKU, Muhtarom, yang akrab disapa Mas Bram.  

Muhtarom menceritakan bahwa ide jargon tersebut muncul saat dirinya menyaksikan dua figur kebanggaan OKU, Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri, bergabung untuk maju di Pilkada OKU 2024-2029. 

Sebagai seorang yang mengenal keduanya secara pribadi, ia merasa perlu menciptakan sebuah konsep yang mudah diingat masyarakat sekaligus merepresentasikan visi dan karakter kedua pemimpin ini.  

“Kebetulan saya rutin mendampingi Pak Marjito Bachri. Saat keduanya memutuskan maju bersama, saya berpikir keras bagaimana menyatukan kehebatan keduanya dalam satu nama. Dari situ lahir istilah BERTAJI, yang saya yakini akan melekat kuat di hati masyarakat,” ungkap Muhtarom.  

Bagi Muhtarom, keberhasilan jargon BERTAJI bukan sekadar kebanggaan profesional, melainkan juga sejarah yang akan dikenangnya sepanjang hidup. 

“Ini seperti seorang sales yang melihat produknya digunakan banyak orang. Rasa bangga itu tak ternilai,” tambahnya.  

Tak hanya menciptakan jargon, Muhtarom bahkan menciptakan lagu bertema BERTAJI yang kini sering diperdengarkan di berbagai kesempatan. 

Lagu itu menjadi bagian dari strategi branding pasangan Teddy-Marjito yang berhasil memikat perhatian masyarakat OKU.  

Kini, dengan seluruh elemen pendukung yang matang, pasangan BERTAJI tinggal menunggu hasil resmi dari KPU OKU. Jika hasil tingkat kecamatan sesuai dengan hitungan cepat tim mereka, maka perjalanan Teddy dan Marjito menuju kepemimpinan OKU akan segera dimulai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak

12 September 2026 - 09:50 WIB

Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah

9 September 2026 - 09:48 WIB

Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

7 September 2026 - 20:00 WIB

Kapolres OKU Turun Langsung Padamkan Karhutla, Tujuh Titik Rawan Jadi Perhatian

6 September 2026 - 14:13 WIB

252 Prajurit Lima Negara Terjun dari Langit Baturaja

4 September 2026 - 20:14 WIB

Trending di Nasional