Menu ✖

Mode Gelap
PLN Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Promo Berakhir 4 November 2026 HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI Diguyur Hujan Deras, Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di OKU Tetap Khidmat Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

Politik

Pasangan BERTAJI Selangkah Lagi Menuju Kursi Bupati dan Wakil Bupati OKU, Begini Asal-usul Jargon BERTAJI

Muhtarom, pencetus jargon BERTAJI.

Ogannews.com – Pasangan Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri, yang dikenal dengan jargon BERTAJI, tinggal menunggu hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan untuk resmi ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKU.  

Optimisme pasangan ini tidak lepas dari data hitungan cepat yang telah mereka kantongi. Tim pemenangan BERTAJI mengklaim memiliki dokumen C1 Plano dari setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menjadi dasar akurat dalam rekapitulasi di tingkat kecamatan.  

Namun, di balik optimisme ini, ada kisah menarik mengenai asal-usul jargon BERTAJI yang kini menjadi ikon perjuangan Teddy dan Marjito. 

Kata BERTAJI singkatan dari Bersih, Taqwa, Amanah, Jujur, dan Inovatif lahir dari kreativitas seorang pemilik Event Organizer (EO) asal OKU, Muhtarom, yang akrab disapa Mas Bram.  

Muhtarom menceritakan bahwa ide jargon tersebut muncul saat dirinya menyaksikan dua figur kebanggaan OKU, Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri, bergabung untuk maju di Pilkada OKU 2024-2029. 

Sebagai seorang yang mengenal keduanya secara pribadi, ia merasa perlu menciptakan sebuah konsep yang mudah diingat masyarakat sekaligus merepresentasikan visi dan karakter kedua pemimpin ini.  

“Kebetulan saya rutin mendampingi Pak Marjito Bachri. Saat keduanya memutuskan maju bersama, saya berpikir keras bagaimana menyatukan kehebatan keduanya dalam satu nama. Dari situ lahir istilah BERTAJI, yang saya yakini akan melekat kuat di hati masyarakat,” ungkap Muhtarom.  

Bagi Muhtarom, keberhasilan jargon BERTAJI bukan sekadar kebanggaan profesional, melainkan juga sejarah yang akan dikenangnya sepanjang hidup. 

“Ini seperti seorang sales yang melihat produknya digunakan banyak orang. Rasa bangga itu tak ternilai,” tambahnya.  

Tak hanya menciptakan jargon, Muhtarom bahkan menciptakan lagu bertema BERTAJI yang kini sering diperdengarkan di berbagai kesempatan. 

Lagu itu menjadi bagian dari strategi branding pasangan Teddy-Marjito yang berhasil memikat perhatian masyarakat OKU.  

Kini, dengan seluruh elemen pendukung yang matang, pasangan BERTAJI tinggal menunggu hasil resmi dari KPU OKU. Jika hasil tingkat kecamatan sesuai dengan hitungan cepat tim mereka, maka perjalanan Teddy dan Marjito menuju kepemimpinan OKU akan segera dimulai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Diguyur Hujan Deras, Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di OKU Tetap Khidmat

28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Trending di OKU