Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Pendidikan

Gegara Tak Jelas Nasib Sekolah, Alumni Xaverius Baturaja Dirikan Yayasan Sendiri 

Pemotongan pita Xaverius Global School Baturaja.

Ogannews.com – Ketidakjelasan status keberlangsungan TK dan SD Xaverius Baturaja akhirnya memicu inisiatif besar dari para alumni. 

Merasa prihatin dengan penutupan sekolah oleh Yayasan Xaverius Palembang, para alumni memutuskan membentuk yayasan baru bernama Teladan Borsa Baturaja untuk menjaga kelangsungan pendidikan anak-anak di sekolah tersebut.

Langkah ini diambil setelah Yayasan Xaverius Palembang secara resmi menghentikan operasional TK dan SD Xaverius Baturaja. 

Namun, penutupan itu tidak serta-merta menghentikan seluruh aktivitas belajar-mengajar. Yayasan Xaverius masih mengelola siswa kelas III hingga VI, sedangkan kelas I dan II kini berada di bawah naungan Yayasan Teladan Borsa.

Tak hanya membentuk yayasan tandingan, alumni juga mengganti nama lembaga pendidikan tersebut menjadi Xaverius Global School Baturaja. Nama baru ini diharapkan menjadi simbol semangat baru untuk pendidikan yang lebih inklusif dan mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Topan Indra Fauzi yang hadir dalam grand opening Xaverius Global School Baturaja membenarkan bahwa saat ini memang terdapat dua kepengurusan dalam tubuh Xaverius Baturaja. 

Ia mengatakan, orang tua siswa diberikan kebebasan untuk memilih yayasan mana yang ingin mereka ikuti.

“Kalau memilih tetap di bawah Yayasan Xaverius Palembang, maka anak-anak harus dipindahkan ke SD Fransiskus, yang rencananya baru akan dibuka pada Mei nanti,” jelas Topan, Senin (14/04/25). 

“Sementara jika ingin tetap sekolah di lokasi yang sama, yakni Xaverius Global School, maka orang tua perlu beralih ke Yayasan Teladan Borsa,” sambung dia.

Maryono, Ketua Yayasan Teladan Borsa, menyampaikan bahwa yayasan ini dibentuk semata-mata untuk memastikan anak-anak tidak kehilangan hak pendidikan mereka.

“Ini lahir berkat perjuangan semua pihak terutama pemerintah daerah, PT KAI dan para alumni Xaverius sehingga kami masi bisa melanjutkan pendidikan ditempat ini yang telah ditutup oleh Xaverius Palembang,” ungkap dia.

Grand opening Xaverius Global School Baturaja dilakukan di Lapangan Basket SMP Xaverius Baturaja. Turut hadir Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah yang diwakili oleh Asisten I Setda OKU Indra Susanto, Wakil Ketua II DPRD OKU Parwanto, Ketua Komisi I DPRD OKU Naproni dan para alumni Xaverius. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU