Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

Pendidikan

Gegara Tak Jelas Nasib Sekolah, Alumni Xaverius Baturaja Dirikan Yayasan Sendiri 

Pemotongan pita Xaverius Global School Baturaja.

Ogannews.com – Ketidakjelasan status keberlangsungan TK dan SD Xaverius Baturaja akhirnya memicu inisiatif besar dari para alumni. 

Merasa prihatin dengan penutupan sekolah oleh Yayasan Xaverius Palembang, para alumni memutuskan membentuk yayasan baru bernama Teladan Borsa Baturaja untuk menjaga kelangsungan pendidikan anak-anak di sekolah tersebut.

Langkah ini diambil setelah Yayasan Xaverius Palembang secara resmi menghentikan operasional TK dan SD Xaverius Baturaja. 

Namun, penutupan itu tidak serta-merta menghentikan seluruh aktivitas belajar-mengajar. Yayasan Xaverius masih mengelola siswa kelas III hingga VI, sedangkan kelas I dan II kini berada di bawah naungan Yayasan Teladan Borsa.

Tak hanya membentuk yayasan tandingan, alumni juga mengganti nama lembaga pendidikan tersebut menjadi Xaverius Global School Baturaja. Nama baru ini diharapkan menjadi simbol semangat baru untuk pendidikan yang lebih inklusif dan mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Topan Indra Fauzi yang hadir dalam grand opening Xaverius Global School Baturaja membenarkan bahwa saat ini memang terdapat dua kepengurusan dalam tubuh Xaverius Baturaja. 

Ia mengatakan, orang tua siswa diberikan kebebasan untuk memilih yayasan mana yang ingin mereka ikuti.

“Kalau memilih tetap di bawah Yayasan Xaverius Palembang, maka anak-anak harus dipindahkan ke SD Fransiskus, yang rencananya baru akan dibuka pada Mei nanti,” jelas Topan, Senin (14/04/25). 

“Sementara jika ingin tetap sekolah di lokasi yang sama, yakni Xaverius Global School, maka orang tua perlu beralih ke Yayasan Teladan Borsa,” sambung dia.

Maryono, Ketua Yayasan Teladan Borsa, menyampaikan bahwa yayasan ini dibentuk semata-mata untuk memastikan anak-anak tidak kehilangan hak pendidikan mereka.

“Ini lahir berkat perjuangan semua pihak terutama pemerintah daerah, PT KAI dan para alumni Xaverius sehingga kami masi bisa melanjutkan pendidikan ditempat ini yang telah ditutup oleh Xaverius Palembang,” ungkap dia.

Grand opening Xaverius Global School Baturaja dilakukan di Lapangan Basket SMP Xaverius Baturaja. Turut hadir Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah yang diwakili oleh Asisten I Setda OKU Indra Susanto, Wakil Ketua II DPRD OKU Parwanto, Ketua Komisi I DPRD OKU Naproni dan para alumni Xaverius. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Trending di Daerah