Menu ✖

Mode Gelap
Warga Antusias, Pemkab OKU Kembali Gelar Makan Bersama Gratis Setiap Jumat Pemkab OKU Bidik Predikat Kabupaten Informatif, Seluruh OPD Diminta Berbenah Bobol Rumah Warga, Pria di Lengkiti Diciduk Tim Singa Ogan Polres OKU 12 UMKM Binaan PLN Jambi Pamerkan Produk Unggulan di Palembang Icon, Catat Tanggalnya! Pemkab OKU Usulkan Pembangunan Perumahan Komunitas 3 Hektare, Sasar PNS Golongan I-II dan MBR Bobol Toko Sembako Tengah Malam, Pria 56 Tahun Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp400 Juta

Pendidikan

Gegara Tak Jelas Nasib Sekolah, Alumni Xaverius Baturaja Dirikan Yayasan Sendiri 

Pemotongan pita Xaverius Global School Baturaja.

Ogannews.com – Ketidakjelasan status keberlangsungan TK dan SD Xaverius Baturaja akhirnya memicu inisiatif besar dari para alumni. 

Merasa prihatin dengan penutupan sekolah oleh Yayasan Xaverius Palembang, para alumni memutuskan membentuk yayasan baru bernama Teladan Borsa Baturaja untuk menjaga kelangsungan pendidikan anak-anak di sekolah tersebut.

Langkah ini diambil setelah Yayasan Xaverius Palembang secara resmi menghentikan operasional TK dan SD Xaverius Baturaja. 

Namun, penutupan itu tidak serta-merta menghentikan seluruh aktivitas belajar-mengajar. Yayasan Xaverius masih mengelola siswa kelas III hingga VI, sedangkan kelas I dan II kini berada di bawah naungan Yayasan Teladan Borsa.

Tak hanya membentuk yayasan tandingan, alumni juga mengganti nama lembaga pendidikan tersebut menjadi Xaverius Global School Baturaja. Nama baru ini diharapkan menjadi simbol semangat baru untuk pendidikan yang lebih inklusif dan mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Topan Indra Fauzi yang hadir dalam grand opening Xaverius Global School Baturaja membenarkan bahwa saat ini memang terdapat dua kepengurusan dalam tubuh Xaverius Baturaja. 

Ia mengatakan, orang tua siswa diberikan kebebasan untuk memilih yayasan mana yang ingin mereka ikuti.

“Kalau memilih tetap di bawah Yayasan Xaverius Palembang, maka anak-anak harus dipindahkan ke SD Fransiskus, yang rencananya baru akan dibuka pada Mei nanti,” jelas Topan, Senin (14/04/25). 

“Sementara jika ingin tetap sekolah di lokasi yang sama, yakni Xaverius Global School, maka orang tua perlu beralih ke Yayasan Teladan Borsa,” sambung dia.

Maryono, Ketua Yayasan Teladan Borsa, menyampaikan bahwa yayasan ini dibentuk semata-mata untuk memastikan anak-anak tidak kehilangan hak pendidikan mereka.

“Ini lahir berkat perjuangan semua pihak terutama pemerintah daerah, PT KAI dan para alumni Xaverius sehingga kami masi bisa melanjutkan pendidikan ditempat ini yang telah ditutup oleh Xaverius Palembang,” ungkap dia.

Grand opening Xaverius Global School Baturaja dilakukan di Lapangan Basket SMP Xaverius Baturaja. Turut hadir Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah yang diwakili oleh Asisten I Setda OKU Indra Susanto, Wakil Ketua II DPRD OKU Parwanto, Ketua Komisi I DPRD OKU Naproni dan para alumni Xaverius. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Warga Antusias, Pemkab OKU Kembali Gelar Makan Bersama Gratis Setiap Jumat

10 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Pemkab OKU Bidik Predikat Kabupaten Informatif, Seluruh OPD Diminta Berbenah

9 Oktober 2026 - 20:21 WIB

Bobol Rumah Warga, Pria di Lengkiti Diciduk Tim Singa Ogan Polres OKU

9 Oktober 2026 - 15:30 WIB

12 UMKM Binaan PLN Jambi Pamerkan Produk Unggulan di Palembang Icon, Catat Tanggalnya!

9 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Pemkab OKU Usulkan Pembangunan Perumahan Komunitas 3 Hektare, Sasar PNS Golongan I-II dan MBR

9 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Trending di OKU