Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Daerah

Damkar OKU Beri Edukasi Mahasiswa Hadapi Resiko Kebakaran di Musim Kemarau

Foto bersama.

Ogannews.com – Dalam menghadapi meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemarau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjalin kolaborasi strategis dengan Universitas Baturaja (Unbara) melalui kegiatan edukasi keselamatan kebakaran kepada kalangan mahasiswa.

Sebanyak 75 mahasiswa Unbara antusias mengikuti sosialisasi yang digelar pada Selasa (10/06/25) di area kampus.

Kegiatan itu bukan sekadar seminar biasa, melainkan bentuk nyata sinergi antara instansi pemerintah dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang tanggap bencana dan sadar risiko kebakaran.

Petugas Damkar OKU beri edukasi ke mahasiswa.

Plt Kepala Dinas PKP OKU, Rustam Alfani, SE, MSi, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan dalam menciptakan budaya aman dari kebakaran.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami ingin mereka menjadi pelopor kesadaran publik tentang bahaya kebakaran. Melalui edukasi ini, kami berharap mereka dapat menyebarluaskan pengetahuan dan tindakan preventif kepada masyarakat luas,” ujar Rustam.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Baturaja, Ir. Lindawati MZ, MT, menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa menjadi agenda berkelanjutan yang mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi di luar pembelajaran kelas.

“Keselamatan adalah bagian dari tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu praktis, tetapi juga belajar menjadi individu yang peduli terhadap lingkungan dan sesama,” tegas Rektor.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) sub-urusan kebakaran di Kabupaten OKU, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya kesiapsiagaan di tengah cuaca ekstrem dan ancaman kebakaran yang makin meningkat.

Edukasi itu diharapkan menjadi pemantik perubahan, menumbuhkan sikap peduli mahasiswa terhadap keamanan lingkungan, serta menempatkan mereka sebagai garda terdepan dalam misi sosial: mencegah sebelum terjadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bupati OKU Soroti Guru Terjerat Pinjol dan Judol, Minta Sekolah Berinovasi

15 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Trending di OKU