Menu

Mode Gelap
Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata Geger! Plt Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditusuk, 2 Pelaku Diciduk dalam 9 Jam Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit Karyawan Suzuki Thamrin Group Diduga Gelapkan Uang Pembelian Mobil Rp143 Juta Cekcok Batas Tanah Berujung Bacokan, Dua Warga Panggal-Panggal Luka PLN UP3 Lahat Sambungkan Listrik PT MIP Tanpa Padam, Dukung Operasional Industri di Merapi Barat

Pendidikan

Seragam Gratis untuk 12 Ribu Siswa SD dan SMP Negeri di OKU: Janji Politik Bupati Mulai Direalisasikan

Seragam dan perlengkapan sekolah gratis di OKU.

Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhirnya menjawab rasa penasaran masyarakat soal janji politik pasangan Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah dan Wakil Bupati Ir. H. Marjito Bachri.

Tahun ini, program unggulan berupa seragam sekolah gratis akan mulai direalisasikan untuk 12 ribu siswa baru di tingkat SD dan SMP negeri se-Kabupaten OKU.

Tak tanggung-tanggung, Pemkab OKU melalui Dinas Pendidikan menggelontorkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk mendukung program ini.

“Anggarannya sudah disiapkan dan proses sedang berjalan. Kita targetkan distribusi seragam dilakukan pada Agustus 2025,” ungkap Agus Stiawan, SE, MM, Kabid Pembinaan SMP Disdik OKU, didampingi Agus Riswanto, ST, Kasi Sarpras SMP.

Program ini menyasar 6.200 siswa SD dan 5.800 siswa SMP negeri. Tak hanya seragam merah putih untuk SD dan putih biru untuk SMP, setiap siswa juga akan menerima perlengkapan lengkap berupa tas, sepatu, dasi, topi, hingga kaos kaki.

Proses pengadaan seragam dilakukan secara transparan melalui sistem E-Katalog, dan secara khusus melibatkan UMKM lokal dan penjahit rumahan di OKU sebagai bentuk komitmen Bupati untuk mendongkrak ekonomi rakyat.

“Kita libatkan UMKM agar manfaatnya berlipat. Program ini juga didampingi langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri OKU, sebagai bentuk akuntabilitas publik,” jelas Agus.

Pengukuran seragam akan dilakukan langsung saat siswa sudah mulai masuk sekolah. Hal ini, menurut Agus, untuk memastikan ukuran seragam benar-benar sesuai, serta menghindari pemborosan dan distribusi yang keliru.

Untuk tahap awal, program ini hanya menyentuh sekolah negeri. Namun ke depan, pemerintah daerah berkomitmen memperluas cakupan program hingga ke sekolah swasta.

“Kita bertahap. Tahun ini fokus ke sekolah negeri dulu. Kami mohon para orang tua bersabar. Program ini tak bisa dilakukan sembarangan. Semua harus tepat sasaran dan sesuai regulasi,” tegas Agus.

Surat edaran kepada seluruh sekolah negeri di OKU akan segera dikirim dalam waktu dekat, menandai dimulainya realisasi konkret dari janji politik yang sempat dinantikan banyak kalangan ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Hari Pramuka ke-65, Bupati OKU Dorong Generasi Muda Mandiri dan Berkontribusi Nyata

14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati OKU Perkuat Pengawasan Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Diklat Probity Audit

13 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Karyawan Suzuki Thamrin Group Diduga Gelapkan Uang Pembelian Mobil Rp143 Juta

12 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Cekcok Batas Tanah Berujung Bacokan, Dua Warga Panggal-Panggal Luka

12 Agustus 2026 - 14:06 WIB

PLN UP3 Lahat Sambungkan Listrik PT MIP Tanpa Padam, Dukung Operasional Industri di Merapi Barat

12 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Trending di Daerah