Menu

Mode Gelap
PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru 312 Posbakum Segera Hadir di OKU Timur, Akses Keadilan Kini Menjangkau Hingga Desa

Berita Utama

Operasi Patuh Musi 2025: Pelanggar Didominasi Pengendara Tanpa SIM dan STNK Mati di OKU

Satlantas Polres OKU gelar operasi patuh musi 2025.

Ogannews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Komering Ulu (OKU) bersama Samsat OKU dan Jasa Raharja, menggelar operasi gabungan bertajuk Operasi Patuh Musi 2025. Razia berlangsung sejak 14 Juli hingga 27 Juli.

Operasi ini digelar di Jalan Lintas Simpang Unbara, Baturaja. Menargetkan berbagai pelanggaran lalu lintas yang marak terjadi di lapangan.

Di antaranya penggunaan handphone saat berkendara, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari dua orang, hingga pengendara yang tak memakai helm berstandar SNI atau pengemudi mobil tanpa sabuk pengaman.

Tak hanya itu, pelanggaran berbahaya seperti melawan arus, mengemudi ugal-ugalan, dan dalam pengaruh alkohol juga menjadi sasaran utama operasi tahun ini.

Kasat Lantas Polres OKU, AKP Ayu Tiara, menjelaskan bahwa sebelum operasi dilakukan, pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi.

“Kami menyebarkan brosur, siaran radio, dan edukasi lewat media sosial agar masyarakat paham dan tertib sebelum ditindak,” ujarnya, Rabu (16/7).

Sejauh ini, pelanggaran paling banyak didominasi oleh pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta kendaraan dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sudah tidak aktif.

Sementara itu, Kepala Cabang Samsat OKU I, Humaniora Basili Basmark, mengungkapkan bahwa banyak kendaraan yang masih menunggak pajak, bahkan ada yang mati pajak hampir delapan tahun.

“Kami mengajak masyarakat, termasuk perusahaan dan pelaku usaha serta instansi untuk lebih taat pajak. Pajak yang kita bayarkan adalah kontribusi nyata untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten OKU,” tegas pria yang akrab disapa Belly.

Operasi Patuh Musi ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih sadar hukum dan keselamatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU