Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Daerah

Modus Obat & Minuman Cup, Komplotan Penipu Resahkan Pemilik Toko Sembako di Kayuagung

Saat pelaku melakukan aksinya dan direkam pemilik toko.

OKI, Ogannews.com – Aksi penipuan berkedok promosi produk kembali meresahkan warga. Kali ini, pemilik Toko Sembako Eka/Yuni yang berlokasi di Jalan Guru-Guru 1, Sukadana, Kayuagung, kembali menjadi sasaran komplotan penipu dengan modus menawarkan obat-obatan dan minuman cup.

Yuni, pemilik toko, mengungkapkan bahwa sejak tiga tahun membuka usaha, ia telah empat kali didatangi oleh pelaku berbeda yang menggunakan pola serupa. Terbaru, pelaku datang pada Jumat (8/8/25) pukul 15.40 WIB.

“Mereka datang menawarkan produk bernama Emturnas, obat dalam kemasan kotak kuning dan hijau, dengan harga bervariasi. Dulu saya pernah tertipu Rp350 ribu. Kali ini saya curiga dan langsung merekam aksinya,” ujar Yuni saat menghubungi redaksi.

Pelaku diketahui datang menggunakan sepeda motor tanpa plat nomor, membawa tas ransel, serta menyodorkan kwitansi sebagai bukti pembayaran palsu. 

Dari dua foto yang dikirimkan Yuni, terlihat salah satu pelaku mengenakan baju putih saat melancarkan aksinya. Setelah merasa aksinya direkam, pelaku langsung kabur.

Menurut Yuni, modus ini menyasar toko-toko sembako, terutama yang baru dibuka. Para pelaku kerap menggoda pemilik toko dengan janji pemasangan spanduk gratis dan pemberian etalase, namun di akhir, mereka meminta pembelian produk dengan harga tak masuk akal.

“Saya khawatir banyak teman-teman yang baru buka toko akan jadi korban. Tolong berita ini disebarkan sebagai edukasi agar tak ada korban selanjutnya,” harap Yuni.

Kasus tersebut sudah sangat meresahkan warga dan diharapkan menjadi perhatian aparat penegak hukum agar tidak semakin banyak pedagang kecil yang menjadi korban tipu daya komplotan ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bejat! Ayah Tiri di OKU Selatan Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun

16 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Trending di Daerah