Menu ✖

Mode Gelap
Pura-pura Tanya Tarif Pijat, Malah Jambret Tas, Pelarian Berakhir di SPBU Bakung Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Lahat, Pohon Tumbang Ganggu Pasokan Listrik Polres OKU Gelar Lomba Gaple dan Karaoke, Kapolres Turun Langsung Berbaur dengan Warga Katim Wasev TMMD ke-130 Tinjau RTLH, Sumur Bor dan Pembangunan Jalan di OKU Timur PLN Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Promo Berakhir 4 November 2026 HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI

Berita Utama

Stok Pertamax di OKU Nihil, Warga Terpaksa Antre Panjang Isi Pertalite

Stok kosong BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di Baturaja.

Ogannews.com – Keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) semakin meluas. 

Sejak Minggu (14/9) hingga empat hari terakhir, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kios pertashop tidak dapat melayani pembelian Pertamax karena stok kosong.

Pantauan di lapangan, beberapa SPBU hanya memasang papan pengumuman bertuliskan “Pertamax dalam perjalanan”. Sementara itu, sejumlah pertashop lebih memilih menutup layanan.

“Tidak tahu masuknya kapan,” ujar Santo, petugas pertashop di Baturaja saat ditemui wartawan.

Kondisi ini memaksa masyarakat antre panjang untuk membeli Pertalite sebagai alternatif. Bahkan, kendaraan yang biasanya menggunakan Pertamax terpaksa beralih ke Pertalite.

Fenomena kelangkaan Pertamax ternyata tak hanya dirasakan warga OKU. Laporan serupa juga muncul dari Kabupaten Muara Enim. Sejumlah SPBU dikabarkan harus menjemput pasokan Pertamax langsung ke Integrated Terminal (IT) Lampung, meski kabar ini belum mendapat konfirmasi resmi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Sumatera Selatan sejatinya berasal dari Integrated Terminal (IT) Palembang. Terminal ini menerima suplai melalui jalur laut yang bisa saja terhambat faktor cuaca.

“Kami terus memonitor kondisi distribusi secara real-time di setiap SPBU dan melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait agar suplai BBM dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pihaknya berkomitmen menjaga ketersediaan energi secara merata dan berkelanjutan.

Meski demikian, publik masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait penyebab utama kelangkaan Pertamax yang kini melanda OKU dan daerah sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Pura-pura Tanya Tarif Pijat, Malah Jambret Tas, Pelarian Berakhir di SPBU Bakung

1 November 2026 - 18:54 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Lahat, Pohon Tumbang Ganggu Pasokan Listrik

30 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Polres OKU Gelar Lomba Gaple dan Karaoke, Kapolres Turun Langsung Berbaur dengan Warga

29 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Diguyur Hujan Deras, Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di OKU Tetap Khidmat

28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Trending di OKU