Menu

Mode Gelap
Gubernur Sumsel Resmikan Hauling Road PT AOC, Solusi Macet Angkutan Batubara di OKU UNBARA Wisuda 496 Sarjana Baru, Rektor Tekankan Lulusan Harus Siap Hadapi Dunia Kerja Jalur Khusus Batu Bara 14 Km Dibangun di OKU, 7 Desa Bakal Dilintasi Kebakaran Hebat di Lintas Sumatera Baturaja, 8 Tempat Usaha Ludes Dilalap Api Kebakaran di Jalinteng Baturaja, PLN Bergerak Cepat Amankan Jaringan Listrik PLN Perluas Jaringan Listrik, Dua Desa di Banding Agung Segera Dipasang Tiang Baru

Berita Utama

Stok Pertamax di OKU Nihil, Warga Terpaksa Antre Panjang Isi Pertalite

Stok kosong BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di Baturaja.

Ogannews.com – Keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) semakin meluas. 

Sejak Minggu (14/9) hingga empat hari terakhir, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kios pertashop tidak dapat melayani pembelian Pertamax karena stok kosong.

Pantauan di lapangan, beberapa SPBU hanya memasang papan pengumuman bertuliskan “Pertamax dalam perjalanan”. Sementara itu, sejumlah pertashop lebih memilih menutup layanan.

“Tidak tahu masuknya kapan,” ujar Santo, petugas pertashop di Baturaja saat ditemui wartawan.

Kondisi ini memaksa masyarakat antre panjang untuk membeli Pertalite sebagai alternatif. Bahkan, kendaraan yang biasanya menggunakan Pertamax terpaksa beralih ke Pertalite.

Fenomena kelangkaan Pertamax ternyata tak hanya dirasakan warga OKU. Laporan serupa juga muncul dari Kabupaten Muara Enim. Sejumlah SPBU dikabarkan harus menjemput pasokan Pertamax langsung ke Integrated Terminal (IT) Lampung, meski kabar ini belum mendapat konfirmasi resmi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Sumatera Selatan sejatinya berasal dari Integrated Terminal (IT) Palembang. Terminal ini menerima suplai melalui jalur laut yang bisa saja terhambat faktor cuaca.

“Kami terus memonitor kondisi distribusi secara real-time di setiap SPBU dan melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait agar suplai BBM dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pihaknya berkomitmen menjaga ketersediaan energi secara merata dan berkelanjutan.

Meski demikian, publik masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait penyebab utama kelangkaan Pertamax yang kini melanda OKU dan daerah sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gubernur Sumsel Resmikan Hauling Road PT AOC, Solusi Macet Angkutan Batubara di OKU

17 September 2026 - 08:58 WIB

UNBARA Wisuda 496 Sarjana Baru, Rektor Tekankan Lulusan Harus Siap Hadapi Dunia Kerja

16 September 2026 - 10:35 WIB

Jalur Khusus Batu Bara 14 Km Dibangun di OKU, 7 Desa Bakal Dilintasi

15 September 2026 - 17:19 WIB

Kebakaran Hebat di Lintas Sumatera Baturaja, 8 Tempat Usaha Ludes Dilalap Api

15 September 2026 - 08:08 WIB

Kebakaran di Jalinteng Baturaja, PLN Bergerak Cepat Amankan Jaringan Listrik

15 September 2026 - 07:06 WIB

Trending di OKU