Menu

Mode Gelap
PLN Lembayung Perkuat Jaringan Listrik di Pulau Pinang, Warga Kini Nikmati Tegangan Lebih Stabil Hadapi Ancaman Karhutla, Tirta Raja Siagakan Mobil Tangki dan Armada Nobar Bareng Sabuk Kamtibmas, Polres Ogan Ilir Perkuat Sinergitas dan Jaga Kondusivitas Daerah Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di OKU Timur, Bupati Enos Jadi Responden Pertama Dari Gelap Menuju Terang, 149 KK di Dusun Noemuke Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Berita Utama

Stok Pertamax di OKU Nihil, Warga Terpaksa Antre Panjang Isi Pertalite

Stok kosong BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di Baturaja.

Ogannews.com – Keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) semakin meluas. 

Sejak Minggu (14/9) hingga empat hari terakhir, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kios pertashop tidak dapat melayani pembelian Pertamax karena stok kosong.

Pantauan di lapangan, beberapa SPBU hanya memasang papan pengumuman bertuliskan “Pertamax dalam perjalanan”. Sementara itu, sejumlah pertashop lebih memilih menutup layanan.

“Tidak tahu masuknya kapan,” ujar Santo, petugas pertashop di Baturaja saat ditemui wartawan.

Kondisi ini memaksa masyarakat antre panjang untuk membeli Pertalite sebagai alternatif. Bahkan, kendaraan yang biasanya menggunakan Pertamax terpaksa beralih ke Pertalite.

Fenomena kelangkaan Pertamax ternyata tak hanya dirasakan warga OKU. Laporan serupa juga muncul dari Kabupaten Muara Enim. Sejumlah SPBU dikabarkan harus menjemput pasokan Pertamax langsung ke Integrated Terminal (IT) Lampung, meski kabar ini belum mendapat konfirmasi resmi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Sumatera Selatan sejatinya berasal dari Integrated Terminal (IT) Palembang. Terminal ini menerima suplai melalui jalur laut yang bisa saja terhambat faktor cuaca.

“Kami terus memonitor kondisi distribusi secara real-time di setiap SPBU dan melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait agar suplai BBM dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pihaknya berkomitmen menjaga ketersediaan energi secara merata dan berkelanjutan.

Meski demikian, publik masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait penyebab utama kelangkaan Pertamax yang kini melanda OKU dan daerah sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Lembayung Perkuat Jaringan Listrik di Pulau Pinang, Warga Kini Nikmati Tegangan Lebih Stabil

18 Juni 2026 - 11:14 WIB

Hadapi Ancaman Karhutla, Tirta Raja Siagakan Mobil Tangki dan Armada

17 Juni 2026 - 13:12 WIB

Nobar Bareng Sabuk Kamtibmas, Polres Ogan Ilir Perkuat Sinergitas dan Jaga Kondusivitas Daerah

16 Juni 2026 - 12:25 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai di OKU Timur, Bupati Enos Jadi Responden Pertama

16 Juni 2026 - 11:08 WIB

Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

12 Juni 2026 - 18:05 WIB

Trending di Daerah