Menu

Mode Gelap
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Se-Sulteng Sepakati Optimalisasi Kerja Sama untuk Perbaikan Pelayanan Publik, Pengelolaan Aset, dan Pendapatan Daerah Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan 52 Stan UMKM Meriahkan Pameran Dagang Lokal HUT OKU ke-116, Herman Deru Dorong Pelaku Usaha Kuasai Literasi Digital TIRRA DRINK Resmi Diluncurkan, Herman Deru Minum Langsung Air Hasil Olahan Inovasi Perdana Perumda Tirta Raja PLN ULP Baturaja Edukasi Warga OKU soal PLN Mobile dan Keselamatan Listrik 

Berita Utama

Stok Pertamax di OKU Nihil, Warga Terpaksa Antre Panjang Isi Pertalite

Stok kosong BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di Baturaja.

Ogannews.com – Keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) semakin meluas. 

Sejak Minggu (14/9) hingga empat hari terakhir, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan kios pertashop tidak dapat melayani pembelian Pertamax karena stok kosong.

Pantauan di lapangan, beberapa SPBU hanya memasang papan pengumuman bertuliskan “Pertamax dalam perjalanan”. Sementara itu, sejumlah pertashop lebih memilih menutup layanan.

“Tidak tahu masuknya kapan,” ujar Santo, petugas pertashop di Baturaja saat ditemui wartawan.

Kondisi ini memaksa masyarakat antre panjang untuk membeli Pertalite sebagai alternatif. Bahkan, kendaraan yang biasanya menggunakan Pertamax terpaksa beralih ke Pertalite.

Fenomena kelangkaan Pertamax ternyata tak hanya dirasakan warga OKU. Laporan serupa juga muncul dari Kabupaten Muara Enim. Sejumlah SPBU dikabarkan harus menjemput pasokan Pertamax langsung ke Integrated Terminal (IT) Lampung, meski kabar ini belum mendapat konfirmasi resmi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel.

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Sumatera Selatan sejatinya berasal dari Integrated Terminal (IT) Palembang. Terminal ini menerima suplai melalui jalur laut yang bisa saja terhambat faktor cuaca.

“Kami terus memonitor kondisi distribusi secara real-time di setiap SPBU dan melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait agar suplai BBM dapat berjalan optimal,” jelasnya.

Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pihaknya berkomitmen menjaga ketersediaan energi secara merata dan berkelanjutan.

Meski demikian, publik masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait penyebab utama kelangkaan Pertamax yang kini melanda OKU dan daerah sekitarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

52 Stan UMKM Meriahkan Pameran Dagang Lokal HUT OKU ke-116, Herman Deru Dorong Pelaku Usaha Kuasai Literasi Digital

29 Juli 2026 - 17:50 WIB

TIRRA DRINK Resmi Diluncurkan, Herman Deru Minum Langsung Air Hasil Olahan Inovasi Perdana Perumda Tirta Raja

29 Juli 2026 - 14:51 WIB

PLN ULP Baturaja Edukasi Warga OKU soal PLN Mobile dan Keselamatan Listrik 

29 Juli 2026 - 12:41 WIB

Dipercaya Jaga Rumah, Kakak Ipar Malah Gasak Motor dan HP Adik

26 Juli 2026 - 21:44 WIB

PLN Perkuat Keandalan Listrik Pelanggan Industri, CT/PT di PT Barus Family Jaya Jalani Pemeliharaan Preventif

22 Juli 2026 - 18:10 WIB

Trending di OKU