Menu

Mode Gelap
Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026 Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah 49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026 Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

OKU

Bupati OKU Serukan Tahun Baru Tanpa Pesta, Ini Alasannya!

Bupati OKU saat menghadiri HUT PGRI 2025.

Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) secara tegas mengimbau masyarakat agar tidak merayakan pergantian Tahun Baru 2026 secara berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk solidaritas sosial dan empati terhadap saudara-saudara di sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana alam.

Imbauan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100/228/I/2025 yang ditandatangani langsung oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, dan ditujukan kepada seluruh Perangkat Daerah, pemerintah desa, badan usaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, komunitas, hingga seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten OKU.

Dalam surat edaran tersebut, Bupati secara jelas meminta agar malam pergantian tahun tidak diisi dengan pesta, konvoi, maupun kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan keramaian berlebihan. 

Langkah tersebut diambil sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi kebencanaan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

“Masih ada saudara-saudara kita di provinsi lain yang tengah berjuang menghadapi musibah bencana alam. Sudah selayaknya kita menahan diri dan menunjukkan empati,” demikian salah satu poin penegasan dalam edaran tersebut.

Tak hanya itu, Bupati OKU juga mengajak organisasi keagamaan untuk memperbanyak kegiatan bernuansa spiritual, seperti doa bersama di rumah ibadah masing-masing, sebagai pengganti perayaan pergantian tahun yang bersifat hura-hura.

Bupati Teddy Meilwansyah menekankan pentingnya kepedulian nyata dari seluruh elemen masyarakat, baik dalam bentuk dukungan moril maupun bantuan materil, guna meringankan beban para korban bencana.

“Untuk seluruh lapisan masyarakat diharapkan menunjukkan kepedulian dan keprihatinan dengan memberikan dorongan moril maupun bantuan materil,” ujar Bupati.

Selain imbauan tersebut, Pemkab OKU juga meminta seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor yang kerap dipicu cuaca ekstrem di akhir tahun.

“Semoga kita semua senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa. Keluarga kita yang tertimpa musibah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh diberikan kelapangan hati serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” pungkas Bupati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kemarau Hampir Lima Bulan, Pemkab OKU Kerahkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Terdampak

12 September 2026 - 09:50 WIB

Wabup OKU Temui Menteri Koperasi, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Daerah

9 September 2026 - 09:48 WIB

Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

7 September 2026 - 20:00 WIB

Kapolres OKU Turun Langsung Padamkan Karhutla, Tujuh Titik Rawan Jadi Perhatian

6 September 2026 - 14:13 WIB

252 Prajurit Lima Negara Terjun dari Langit Baturaja

4 September 2026 - 20:14 WIB

Trending di Nasional