
Jakarta, Ogannews.com – Komitmen Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H. Teddy Meilwansyah, dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kembali ditunjukkan. Meski di tengah hari libur, Teddy tetap bergerak cepat dengan melakukan penjajakan kerja sama strategis bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Jakarta, Jumat (26/12/25).
Langkah agresif ini dilakukan demi memperkuat pemodalan PDAM Tirta Raja, khususnya untuk pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten OKU.
Bupati Teddy secara langsung menemui Direktur Investasi BPKH, Dr. Indra Gunawan, dalam pertemuan yang berlangsung konstruktif dan penuh optimisme.
Dalam pertemuan tersebut, BPKH menyatakan menyambut baik dan mendukung penuh upaya Pemkab OKU, terutama dalam peningkatan pelayanan air bersih yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Salah satu fokus utama penjajakan kerja sama ini adalah rencana pembangunan dua Water Treatment Plant (WTP) baru oleh Tirta Raja, masing-masing di Tanjung Agung berkapasitas 50 liter per detik (lps) dan Sekarjaya 60 lps. Proyek strategis ini diperkirakan membutuhkan investasi besar, dengan nilai mencapai Rp110 miliar.
Tak hanya sektor air bersih, pertemuan juga membahas peluang pembiayaan Program Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) yang direncanakan akan dibangun di OKU.
TPST dengan sistem RDF ini nantinya akan menghasilkan bahan bakar alternatif untuk industri, salah satunya PT Semen Baturaja, yang telah menyatakan komitmen untuk memanfaatkan bahan bakar hasil pengolahan sampah tersebut.
Program tersebut dinilai strategis karena tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga mendorong ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan.
Pertemuan berlangsung hangat dan akrab. Menariknya, Bupati Teddy dan Direktur Investasi BPKH ternyata memiliki ikatan emosional karena pernah tinggal di kawasan yang sama, Palbatu, Tebet, Jakarta Selatan, pada era 1980-an. Suasana nostalgia pun kerap mewarnai diskusi serius tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dr. Indra Gunawan memaparkan secara rinci langkah-langkah strategis dan prasyarat yang harus dipenuhi Tirta Raja untuk menindaklanjuti rencana kerja sama dengan BPKH.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Teddy langsung menginstruksikan Direktur Utama PDAM Tirta Raja untuk segera mempelajari dan menyiapkan seluruh persyaratan administratif maupun teknis yang diminta, agar kerja sama dapat segera direalisasikan.
Turut mendampingi Bupati OKU dalam pertemuan tersebut antara lain Asisten III Setda OKU H. Romson Fitri, Direktur Utama PDAM Tirta Raja H. Bertho Darmo Poedjo Asmanto, Kepala Bappelitbangda H. Yoyin Arifianto, Kepala Bapeda Priyatno Darmadi, serta Kepala Dinas Perkim Muzaim. (*)








