Menu ✖

Mode Gelap
Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI

OKU

Nekat Seberangi Sungai Ogan, Buruh Harian Tewas Tenggelam di Semidang Aji

Proses pencarian korban tenggelam.

Ogannews.com – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ogan, tepatnya di Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Sabtu (3/1/26) sore.

Korban diketahui bernama Ari Andrian (35), seorang buruh harian yang berdomisili di Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 17.20 WIB, saat korban mandi di Sungai Ogan bersama dua rekannya. Usai mandi, korban nekat berenang menyeberangi sungai seorang diri. 

Namun saat berada di tengah aliran sungai, korban terlihat berusaha berbalik arah sambil meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam dan hilang terbawa arus.

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh warga setempat. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal tenggelam, dengan jarak kurang lebih lima meter. 

Proses pencarian dilakukan secara manual oleh masyarakat dengan cara penyelaman serta bantuan penerangan senter.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian membenarkan peristiwa tersebut. 

“Benar, telah terjadi peristiwa orang tenggelam di Sungai Ogan Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji. Korban atas nama Ari Andrian ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia pada malam hari. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Kasi Humas. 

Lebih lanjut disampaikan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi medis di rumah sakit. 

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi secara medis. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Situasi selama proses evakuasi berjalan aman, kondusif, dan terkendali,” tambahnya. 

Polres OKU juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di musim dengan arus air yang cukup deras, guna menghindari kejadian serupa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Saling Bacok di Desa Durian Gara-Gara Perebutan Lahan, 4 Pria Diamankan

7 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat

2 Oktober 2026 - 19:53 WIB

BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

1 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Trending di OKU