Menu

Mode Gelap
Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat HUT ke-81 Republik Indonesia, Kementerian ATR/BPN Luncurkan Tiga Program Transformasi Pelayanan ATR/BPN Ubah Struktur Kantor Pertanahan, Kini Berbasis Wilayah untuk Percepat Layanan

OKU

Nekat Seberangi Sungai Ogan, Buruh Harian Tewas Tenggelam di Semidang Aji

Proses pencarian korban tenggelam.

Ogannews.com – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ogan, tepatnya di Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Sabtu (3/1/26) sore.

Korban diketahui bernama Ari Andrian (35), seorang buruh harian yang berdomisili di Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 17.20 WIB, saat korban mandi di Sungai Ogan bersama dua rekannya. Usai mandi, korban nekat berenang menyeberangi sungai seorang diri. 

Namun saat berada di tengah aliran sungai, korban terlihat berusaha berbalik arah sambil meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam dan hilang terbawa arus.

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh warga setempat. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal tenggelam, dengan jarak kurang lebih lima meter. 

Proses pencarian dilakukan secara manual oleh masyarakat dengan cara penyelaman serta bantuan penerangan senter.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian membenarkan peristiwa tersebut. 

“Benar, telah terjadi peristiwa orang tenggelam di Sungai Ogan Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji. Korban atas nama Ari Andrian ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia pada malam hari. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Kasi Humas. 

Lebih lanjut disampaikan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi medis di rumah sakit. 

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi secara medis. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Situasi selama proses evakuasi berjalan aman, kondusif, dan terkendali,” tambahnya. 

Polres OKU juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di musim dengan arus air yang cukup deras, guna menghindari kejadian serupa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

36 Anggota Paskibraka OKU 2026 Dikukuhkan, Dua Siswa Sekolah Rakyat Catat Sejarah

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut Calya Vs Truk Tangki di Prabumulih

15 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Trending di Daerah