Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

OKU

Nekat Seberangi Sungai Ogan, Buruh Harian Tewas Tenggelam di Semidang Aji

Proses pencarian korban tenggelam.

Ogannews.com – Seorang pria dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Ogan, tepatnya di Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), pada Sabtu (3/1/26) sore.

Korban diketahui bernama Ari Andrian (35), seorang buruh harian yang berdomisili di Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 17.20 WIB, saat korban mandi di Sungai Ogan bersama dua rekannya. Usai mandi, korban nekat berenang menyeberangi sungai seorang diri. 

Namun saat berada di tengah aliran sungai, korban terlihat berusaha berbalik arah sambil meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam dan hilang terbawa arus.

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh warga setempat. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi awal tenggelam, dengan jarak kurang lebih lima meter. 

Proses pencarian dilakukan secara manual oleh masyarakat dengan cara penyelaman serta bantuan penerangan senter.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Feri Zulfian membenarkan peristiwa tersebut. 

“Benar, telah terjadi peristiwa orang tenggelam di Sungai Ogan Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji. Korban atas nama Ari Andrian ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia pada malam hari. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar Kasi Humas. 

Lebih lanjut disampaikan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi medis di rumah sakit. 

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi secara medis. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Situasi selama proses evakuasi berjalan aman, kondusif, dan terkendali,” tambahnya. 

Polres OKU juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di musim dengan arus air yang cukup deras, guna menghindari kejadian serupa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU