
OKU, Ogannews.com – Sekitar 600 siswa SD Negeri 3 OKU dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan yang digelar selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembelajaran selama Ramadan, yang dirancang untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini kepada para siswa.
Agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan nyaman, pelaksanaan pesantren dilakukan secara bergantian setiap hari.
Kepala SD Negeri 3 OKU, Nopriadi SPd, mengatakan kegiatan Pesantren Ramadan tidak hanya bertujuan mengisi waktu belajar selama bulan puasa, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter religius siswa.
“Harapannya ibadah puasa Ramadan tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk tetap belajar dan menambah ilmu,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan berbagai materi keagamaan yang disampaikan langsung oleh para guru SDN 3 OKU. Selain pembelajaran, panitia juga menyelenggarakan sejumlah perlombaan bernuansa islami guna menumbuhkan semangat dan kreativitas peserta.
Beberapa lomba yang digelar antara lain lomba azan, hafalan ayat pendek, menggambar, serta mewarnai.
Nopriadi mengungkapkan, antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh semangat.
“Alhamdulillah seluruh kegiatan diikuti siswa dengan sangat antusias. Ke depan kami berharap kegiatan ini dapat terus ditingkatkan, bahkan jika memungkinkan durasi kegiatan bisa diperpanjang,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa jadwal Pesantren Ramadan sempat dimajukan dari rencana awal 11–14 Maret 2026. Penyesuaian ini dilakukan karena siswa kelas 6 akan mengikuti gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Meski begitu, puncak kegiatan Pesantren Ramadan tetap akan digelar pada Sabtu, 14 Maret 2026. Agenda tersebut sekaligus menjadi momen penutupan kegiatan, pembagian hadiah lomba bagi siswa kelas 5 dan 6, serta penyampaian informasi terkait libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menariknya, pada acara penutupan nanti juga akan diisi dengan ceramah inspiratif dari santriwati Pondok Pesantren Muhammadiyah Integrated Boarding School Kebumen, Jawa Tengah, Atitah Latishya Rizky Safitri.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam memahami makna Ramadan, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan akhlak sejak usia dini. (*)








