
OKU Timur, Ogannews.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam pemerataan pendidikan dengan meresmikan sekolah berasrama di SMA Negeri 3 Martapura, Kabupaten OKU Timur, Minggu (5/4/2026).
Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, S.H., M.M., Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., M.T., M.M., serta Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan sekolah berasrama ini merupakan bagian dari terobosan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Ia mengungkapkan, ide pembangunan sekolah ini berawal dari gagasan kreatif Kepala Dinas Pendidikan Sumsel.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi langkah besar untuk mencetak generasi yang berakhlak, cerdas, dan berani,” tegasnya.
Lebih lanjut, Herman Deru menargetkan pada tahun 2027 seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan sudah memiliki sekolah berasrama. Ia juga mengajak masyarakat untuk menghapus stigma perbedaan kualitas pendidikan antara kota dan daerah.
“Mulai hari ini, kita harus bubarkan mindset yang membedakan pendidikan di kota dan daerah. Infrastruktur sudah merata, termasuk akses internet di hampir seluruh wilayah Sumsel,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni, menyampaikan bahwa dengan diresmikannya SMA Negeri 3 Martapura, kini jumlah sekolah berasrama di Sumsel telah mencapai 10 unit.
“Hari ini kita launching yang ke-10. Untuk asrama di SMA Negeri 3 Martapura sendiri mampu menampung sebanyak 148 siswa,” jelasnya.
Kehadiran sekolah berasrama ini diharapkan menjadi solusi dalam pemerataan akses pendidikan berkualitas, khususnya di wilayah OKU Timur. Selain itu, konsep pendidikan berbasis asrama dinilai efektif dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, mandiri, dan berintegritas.
Dengan langkah ini, Pemprov Sumsel optimistis mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral dan keberanian dalam menghadapi tantangan masa depan. (*)








