Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Berita Utama

Buka Suara Perihal Dugaan Suap Komisioner Bawaslu, AKBP Imam: Belum Ada Laporan Resmi

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni SIK MH saat diwawancarai di depan ruang sidang Paripurna.

Ogannews.com – Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) buka suara terkait kasus dugaan suap yang melibatkan oknum komisioner Bawaslu OKU berinisial F dan AK.

Kapolres OKU, AKBP Imam Zamroni menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari pihak korban yang mengaku menjadi korban janji-janji perolehan suara pada Pemilu 2024.

Menurut Kapolres, kedua Komisioner Bawaslu OKU tersebut bukan diserahkan kepada pihak kepolisian, melainkan memberi keamanan lantaran mereka merasa ada ancaman dari beberapa orang.

“Jadi dua Komisioner Bawaslu OKU ini diberi ruang keamanan karena merasa ada ancaman dari beberapa orang kepada dirinya,” kata Kapolres OKU usai menghadiri Rapat Paripurna d DPRD OKU, Senin (04/03/24).

Kedua Komisioner Bawaslu OKU itu datang bersama anggota TNI Kodim OKU ke ruang SPKT Polres OKU untuk meminta ruang keamanan. Hal itu diketahui terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

“Mengenai suap kami belum menerima laporan, namun kami akan terus mendalami pengaduan, terutama terkait pengancaman yang dialami dua Komisioner Bawaslu OKU,” sambung Kapolres.

AKBP Imam menegaskan bahwa pihak kepolisian akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait dugaan kasus suap ini untuk memastikan kebenaran dan keadilan dalam penanganannya.

“Perihal isu yang beredar (dugaan suap) juga akan didalami, apapun itu informasinya menjadi kebijakan kami dalam melakukan penyelidikan,” pungkasnya. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Jajaki WTP Mobile, Targetkan Air Bersih Tetap Mengalir Saat Banjir

27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Demo di Polda Sumsel Ricuh, Dua Tersangka Ditahan

17 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Resto Raja Kuliner Baturaja Dilalap Api, 1 Jam Damkar Berjibaku

16 Oktober 2026 - 21:49 WIB

PLN Tindak Lanjuti Kebutuhan Listrik Dinas Perpustakaan Muara Enim

16 Oktober 2026 - 15:44 WIB

BPBD OKU Gelar Simulasi Penyelamatan Banjir, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

15 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Trending di OKU