
OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten OKU Timur terus memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga melalui pemberdayaan perempuan. Hal itu ditunjukkan dengan penyerahan bantuan kepada puluhan Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam kegiatan Gerakan Merdeka Pangan di Hatinya Perempuan yang digelar di Desa Sido Rahayu, Kecamatan Belitang, Kamis (18/6/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati OKU Timur, H. Lanosin sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pemanfaatan lahan pekarangan rumah agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Enos itu menegaskan bahwa keberadaan Kelompok Wanita Tani memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, lahan pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat diubah menjadi sumber pangan keluarga melalui budidaya tanaman hortikultura maupun usaha peternakan skala rumah tangga.
“Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian di pekarangan yang masih kosong, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari sekaligus menambah pendapatan masyarakat,” ujar Enos.
Lebih lanjut, Enos mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian Kabupaten OKU Timur saat ini menunjukkan tren yang positif. Ia menyebut daerah yang dipimpinnya menjadi salah satu kabupaten dengan tingkat kepedulian sosial yang tinggi di Sumatera Selatan, ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,2 persen.
Pertumbuhan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari kontribusi sektor pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat OKU Timur.
Karena itu, Enos berharap KWT di seluruh wilayah OKU Timur dapat berperan lebih besar dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal yang hingga kini masih mengalami kekurangan pasokan.
“Saya berharap KWT OKU Timur mampu menyuplai kebutuhan yang masih kurang, seperti telur ayam negeri maupun telur bebek. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan dan mengakomodasi kebutuhan yang diperlukan KWT agar semakin berkembang,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKU Timur, Muhammad Yani, menjelaskan bahwa program bantuan KWT tahun 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan.
Menurutnya, program tersebut dirancang untuk mendorong perempuan agar lebih aktif dalam kegiatan produktif berbasis pertanian rumah tangga yang mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
“Melalui program ini, pemerintah memberikan dukungan berupa bibit, sarana pertanian, hingga peralatan produksi yang dibutuhkan kelompok wanita tani untuk mengembangkan usahanya,” jelas Muhammad Yani.
Pada tahun ini, bantuan disalurkan kepada 34 Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten OKU Timur.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi mulsa plastik, polibag, hand sprayer elektrik, waring, benih terong, benih cabai rawit, benih tomat, benih kacang panjang, selang, gembor, drum penampung air, pompa air, pot tray, pupuk organik cair (POC), pupuk NPK, bibit alpukat, hingga bibit durian.
Pemerintah Kabupaten OKU Timur berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian rumah tangga, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pertanian OKU Timur Niswaturrohmah, Kepala Dinas Peternakan Yuniharyanto, Camat Belitang Amsuni Usman, serta masyarakat Desa Sido Rahayu. (*)










