Menu

Mode Gelap
Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran 14 Tahun WTP Beruntun, OKU Timur Perkuat Komitmen Mengawal Uang Rakyat untuk Pelayanan Publik OKU Raih WTP ke-11, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid KPK OTT Bupati Muara Enim, 10 Orang Diamankan Tinggalkan Kertas, SDN 3 OKU Sukses Terapkan Ujian Berbasis Android Dari Aksi Sosial hingga Potong Tumpeng, HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya ke-28 Penuh Makna

OKU

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

Foto bersama.

Jakarta, Ogannews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam menuntaskan persoalan sampah kian serius. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, melakukan langkah strategis dengan menyambangi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya konkret Pemkab OKU dalam membuka peluang investasi pusat guna mendukung pembangunan infrastruktur prioritas di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang.

Rombongan Bupati OKU disambut langsung oleh Director Investments Danantara Indonesia, Fadli Rahman, Ph.D., bersama Assistant Vice President Business Development Christian Priatmoko beserta jajaran.

Dalam pertemuan itu, Bupati Teddy memaparkan sejumlah usulan strategis. Namun, fokus utama tertuju pada rencana pembangunan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant, yakni fasilitas pengolahan sampah modern yang mampu mengubah limbah menjadi bahan bakar alternatif.

RDF Plant tersebut direncanakan akan dibangun di kawasan TPA Simpang Kandis, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang. Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghadirkan energi ramah lingkungan di OKU.

“Permasalahan sampah adalah tantangan nyata yang harus diselesaikan dengan pendekatan inovatif dan berkelanjutan. Jika RDF ini terwujud, bukan hanya mengurangi beban lingkungan, tapi juga bisa menjadi penggerak ekonomi daerah,” tegas Teddy.

Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari perencanaan teknis hingga penjajakan dukungan pembiayaan melalui pemerintah pusat.

Kehadiran RDF Plant diharapkan tidak hanya mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menjadi tonggak transformasi pengelolaan sampah modern di Kabupaten OKU.

Selain berdampak pada lingkungan, proyek ini juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapan kita RDF ini bisa terwujud. Selain mengatasi persoalan sampah, juga bisa menjadi sumber PAD serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tambahnya.

Menanggapi paparan tersebut, pihak BPI Danantara menyatakan apresiasi dan antusiasme. Bahkan, dalam waktu dekat, tim dari Danantara dijadwalkan akan melakukan survei langsung ke Kabupaten OKU guna menindaklanjuti rencana tersebut.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini, Asisten III Setda OKU H. Romson Fitri, Kepala Bapelitbangda Yoyin Arifianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Brigman, serta Plt Kepala Dinas PUPR AK Fajarudin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sekda OKU Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

12 Juni 2026 - 18:05 WIB

OKU Raih WTP ke-11, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid

10 Juni 2026 - 21:47 WIB

Tinggalkan Kertas, SDN 3 OKU Sukses Terapkan Ujian Berbasis Android

8 Juni 2026 - 18:21 WIB

Dari Aksi Sosial hingga Potong Tumpeng, HUT Baturaja Post ke-27 dan KWRI OKU Raya ke-28 Penuh Makna

7 Juni 2026 - 08:20 WIB

Numpang Menginap, Remaja di OKU Malah Gasak HP dan Helm Temannya

5 Juni 2026 - 08:46 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal