Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data YBM PLN UP3 Lahat Salurkan Beasiswa Cahaya Pintar untuk 66 Pelajar di Kabupaten Lahat BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa Menembus Jalan Berlumpur, Mantri BRI Alifia Naura Layani Nasabah di Pelosok OKI Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

OKU

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

Foto bersama.

Jakarta, Ogannews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam menuntaskan persoalan sampah kian serius. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, melakukan langkah strategis dengan menyambangi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya konkret Pemkab OKU dalam membuka peluang investasi pusat guna mendukung pembangunan infrastruktur prioritas di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang.

Rombongan Bupati OKU disambut langsung oleh Director Investments Danantara Indonesia, Fadli Rahman, Ph.D., bersama Assistant Vice President Business Development Christian Priatmoko beserta jajaran.

Dalam pertemuan itu, Bupati Teddy memaparkan sejumlah usulan strategis. Namun, fokus utama tertuju pada rencana pembangunan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant, yakni fasilitas pengolahan sampah modern yang mampu mengubah limbah menjadi bahan bakar alternatif.

RDF Plant tersebut direncanakan akan dibangun di kawasan TPA Simpang Kandis, Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang. Proyek ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghadirkan energi ramah lingkungan di OKU.

“Permasalahan sampah adalah tantangan nyata yang harus diselesaikan dengan pendekatan inovatif dan berkelanjutan. Jika RDF ini terwujud, bukan hanya mengurangi beban lingkungan, tapi juga bisa menjadi penggerak ekonomi daerah,” tegas Teddy.

Ia menambahkan, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari perencanaan teknis hingga penjajakan dukungan pembiayaan melalui pemerintah pusat.

Kehadiran RDF Plant diharapkan tidak hanya mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menjadi tonggak transformasi pengelolaan sampah modern di Kabupaten OKU.

Selain berdampak pada lingkungan, proyek ini juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapan kita RDF ini bisa terwujud. Selain mengatasi persoalan sampah, juga bisa menjadi sumber PAD serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tambahnya.

Menanggapi paparan tersebut, pihak BPI Danantara menyatakan apresiasi dan antusiasme. Bahkan, dalam waktu dekat, tim dari Danantara dijadwalkan akan melakukan survei langsung ke Kabupaten OKU guna menindaklanjuti rencana tersebut.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini, Asisten III Setda OKU H. Romson Fitri, Kepala Bapelitbangda Yoyin Arifianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Brigman, serta Plt Kepala Dinas PUPR AK Fajarudin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kebakaran SMPN 21 OKU, Bupati Teddy Langsung Tinjau Lokasi

6 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Pemkab OKU Siapkan Arsitektur Pemerintahan Digital, Hindari Tumpang Tindih Aplikasi dan Data

5 Oktober 2026 - 15:14 WIB

BumDes Karang Dapo Kembangkan Ayam Petelur, Dinas PMD OKU Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

1 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Curi Getah Karet, Pria di OKU Diamankan Warga hingga Diamuk Massa

28 September 2026 - 08:55 WIB

Bupati OKU Lantik 11 Pejabat, Kinerja Jadi Sorotan dalam 3 Bulan

24 September 2026 - 19:47 WIB

Trending di OKU