Menu

Mode Gelap
Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

Daerah

Bupati Teddy Angkat Kopi Liberika Jadi Ikon Baru OKU

Bupati OKU Teddy Meilwansyah perkenalkan kopi Liberika.

Palembang, Ogannews.com – Upaya mendorong kemandirian pangan di Sumatera Selatan terus digencarkan. Salah satunya datang dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), di mana Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. memperkenalkan Kopi Liberika, komoditas unggulan lokal yang berpotensi menjadi primadona baru di sektor perkebunan.

Inovasi tersebut disampaikan Teddy dalam Dialog Interaktif “Gebrakan Sang Pemimpin” bersama Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Jumat (24/10/25). 

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh kepala daerah se-Sumatera Selatan, dan menjadi ajang berbagi terobosan daerah dalam mendukung kemandirian pangan provinsi.

Menurut Teddy, Kopi Liberika memiliki aroma khas dan cita rasa yang kuat, berbeda dengan jenis kopi lainnya. 

“Rasanya unik dan aromanya begitu kuat, sangat cocok bagi para pencinta kopi sejati,” ujar suami dari Hj. Zwesty Karenia ini saat memperkenalkan produk kebanggaan petani OKU tersebut.

Jenis kopi ini tumbuh subur di beberapa wilayah di OKU seperti Kecamatan Semidang Aji, Lengkiti, dan Sosoh Buay Rayap. Meski hasil panennya belum sebesar kopi robusta atau arabika, namun nilai ekonominya terbilang tinggi karena karakteristiknya yang langka.

“Sebagian besar masyarakat menanam kopi liberika secara tumpang sari, biasanya di sela-sela tanaman karet atau tanaman lainnya. Dengan cara ini, lahan petani tetap produktif dan mampu menghasilkan nilai ekonomi tambahan,” jelas Teddy.

Selain itu, tanaman kopi liberika dikenal kuat dan tahan terhadap hama maupun perubahan cuaca ekstrem, menjadikannya tanaman ideal di dataran rendah dengan tingkat kelembapan tinggi. 

“Kopi liberika bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga membantu menjaga kelestarian alam,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Teddy juga menyinggung potensi perkebunan unggulan lainnya di OKU seperti sawit, karet, dan padi, yang semuanya menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Dengan promosi dan pengembangan berkelanjutan, Kopi Liberika diharapkan dapat menjadi ikon baru hasil bumi OKU, sekaligus memperkuat posisi Sumsel sebagai provinsi yang mandiri di sektor pangan dan perkebunan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel

22 Mei 2026 - 20:20 WIB

Trending di OKU