Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Daerah

Bupati Teddy Angkat Kopi Liberika Jadi Ikon Baru OKU

Bupati OKU Teddy Meilwansyah perkenalkan kopi Liberika.

Palembang, Ogannews.com – Upaya mendorong kemandirian pangan di Sumatera Selatan terus digencarkan. Salah satunya datang dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), di mana Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. memperkenalkan Kopi Liberika, komoditas unggulan lokal yang berpotensi menjadi primadona baru di sektor perkebunan.

Inovasi tersebut disampaikan Teddy dalam Dialog Interaktif “Gebrakan Sang Pemimpin” bersama Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Jumat (24/10/25). 

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh kepala daerah se-Sumatera Selatan, dan menjadi ajang berbagi terobosan daerah dalam mendukung kemandirian pangan provinsi.

Menurut Teddy, Kopi Liberika memiliki aroma khas dan cita rasa yang kuat, berbeda dengan jenis kopi lainnya. 

“Rasanya unik dan aromanya begitu kuat, sangat cocok bagi para pencinta kopi sejati,” ujar suami dari Hj. Zwesty Karenia ini saat memperkenalkan produk kebanggaan petani OKU tersebut.

Jenis kopi ini tumbuh subur di beberapa wilayah di OKU seperti Kecamatan Semidang Aji, Lengkiti, dan Sosoh Buay Rayap. Meski hasil panennya belum sebesar kopi robusta atau arabika, namun nilai ekonominya terbilang tinggi karena karakteristiknya yang langka.

“Sebagian besar masyarakat menanam kopi liberika secara tumpang sari, biasanya di sela-sela tanaman karet atau tanaman lainnya. Dengan cara ini, lahan petani tetap produktif dan mampu menghasilkan nilai ekonomi tambahan,” jelas Teddy.

Selain itu, tanaman kopi liberika dikenal kuat dan tahan terhadap hama maupun perubahan cuaca ekstrem, menjadikannya tanaman ideal di dataran rendah dengan tingkat kelembapan tinggi. 

“Kopi liberika bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga membantu menjaga kelestarian alam,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Teddy juga menyinggung potensi perkebunan unggulan lainnya di OKU seperti sawit, karet, dan padi, yang semuanya menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Dengan promosi dan pengembangan berkelanjutan, Kopi Liberika diharapkan dapat menjadi ikon baru hasil bumi OKU, sekaligus memperkuat posisi Sumsel sebagai provinsi yang mandiri di sektor pangan dan perkebunan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di OKU