Menu

Mode Gelap
Demi Keamanan Pangan, Bupati OKU Siap Hibahkan Lahan untuk Kantor BPOM PLN UP3 Lahat Perkuat Sinergi dengan Pemkab, Dukung Sensus Ekonomi 2026 Demi Data Nasional Akurat Bupati OKU Timur Lepas 437 Jemaah Haji, Tangis Haru Iringi Kloter Perdana Sumsel Tanpa Biaya, Dapat Laptop hingga Makan Gratis: Sekolah Rakyat OKU Timur Resmi Dibuka Cara PLN S2JB “Memaksa” Pegawai Beralih ke Transportasi Ramah Lingkungan PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

OKU

Demi Keamanan Pangan, Bupati OKU Siap Hibahkan Lahan untuk Kantor BPOM

Foto bersama.

OKU, Ogannews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan tak lagi sekadar wacana. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, langsung bergerak cepat dengan menyiapkan sejumlah lokasi strategis untuk dihibahkan sebagai lahan pembangunan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Langkah konkret tersebut ditegaskan saat Bupati menerima audiensi pembentukan Loka BPOM di Rumah Dinas Bupati OKU, Rabu (22/4/2026).

Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Utama BPOM, Irjen Pol Jayadi, Kepala Biro Umum BPOM Dra. Asih Liza Restanti, Kepala BPOM Palembang Yani Ardiyanti, serta jajaran lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy menegaskan kesiapan penuh Pemkab OKU untuk mendukung pembangunan kantor UPT BPOM. Ia menyebut, posisi geografis OKU yang berada di jantung Provinsi Sumatera Selatan menjadi nilai strategis dalam memperluas jangkauan layanan pengawasan.

Sejumlah titik lahan pun telah dipersiapkan, mulai dari kawasan belakang Kantor Pemda hingga area yang berdekatan dengan rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Seluruh opsi tersebut akan disesuaikan dengan kriteria yang ditetapkan BPOM. 

“Kami siap mendukung penuh. Apa pun yang dibutuhkan untuk pembangunan kantor BPOM di OKU akan kami fasilitasi secara maksimal,” tegas Teddy.

Menurutnya, kehadiran BPOM di OKU akan membawa dampak besar, tidak hanya dalam menjamin keamanan obat dan makanan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ini bukan sekadar pembangunan kantor, tetapi investasi besar bagi kesehatan masyarakat dan kemajuan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BPOM, Irjen Pol Jayadi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan dukungan penuh dari Pemkab OKU. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ayahanda Bupati, Suprijadi Jazid.

Jayadi mengungkapkan, saat ini BPOM di Sumatera Selatan baru memiliki dua UPT, yakni di Palembang dan Lubuk Linggau. Keduanya masih harus melayani 17 kabupaten/kota, sehingga pelayanan dinilai belum optimal.

Karena itu, pendirian UPT BPOM di OKU menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan layanan, khususnya bagi wilayah OKU Raya. 

“Dengan adanya UPT di OKU, kami harapkan bisa meng-cover OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan agar pelayanan lebih dekat dan efektif,” jelasnya.

Selain memperkuat pengawasan, keberadaan BPOM juga diharapkan mampu memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), terutama dalam memastikan keamanan produk pangan.

Namun demikian, Jayadi mengakui bahwa pemerintah pusat belum memiliki lahan maupun bangunan di daerah untuk pembangunan UPT BPOM. Oleh karena itu, dukungan hibah lahan dari Pemkab OKU menjadi kunci percepatan realisasi proyek strategis tersebut.

Dengan sinergi yang terjalin, pembangunan kantor UPT BPOM di OKU diharapkan segera terwujud dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PLN Baturaja Jemput Bola, Siapkan Listrik Andal untuk Koperasi Desa Merah Putih di 5 Desa OKU

18 April 2026 - 12:59 WIB

Teddy ‘Sentil’ Baznas OKU: Kurangi Retorika, Perbanyak Aksi Nyata untuk Umat

18 April 2026 - 05:25 WIB

Demo Pedagang atau Penguasa Kios? Perumda Buka Borok Lama Pasar Baturaja

17 April 2026 - 19:33 WIB

Banjir Rendam Baturaja Timur, 90 KK Terima Bantuan Sembako dari Pemkab OKU

17 April 2026 - 10:32 WIB

Bupati OKU Jemput Investasi ke Jakarta, Dorong RDF Plant Jadi Solusi Sampah dan Energi Baru

17 April 2026 - 10:24 WIB

Trending di OKU