Menu

Mode Gelap
Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan Berkontribusi dalam Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM 446 Kantor BPN Terapkan Pengukuran Terjadwal, Waktu Tunggu Maksimal 7 Hari Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah

Pendidikan

Disdik OKU Buka-Bukaan Soal Anggaran Seragam Gratis

Plt Kadisdik OKU, Agus Stiawan saat distribusikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis di SMPN 13 OKU.

Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi mulai mendistribusikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis untuk ribuan siswa baru tingkat SD dan SMP.

Program yang menjadi salah satu janji Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah ini menyasar sekitar 12 ribu peserta didik baru, terdiri dari 6.200 siswa kelas I SD dan 5.800 siswa kelas VII SMP.

Plt Kepala Dinas Pendidikan OKU, Agus Stiawan mengungkapkan, seluruh proses pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah dilakukan secara transparan melalui sistem E-Katalog dengan pendampingan langsung dari Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU. 

“Setiap tahap kita lakukan dengan hati-hati dan sesuai aturan. Pihak Kejari OKU mendampingi langsung agar prosesnya akuntabel dan tidak menyalahi ketentuan,” jelas Agus, Kamis (30/10). 

Menurut Agus, dari total pagu anggaran sebesar Rp10 miliar, pihaknya hanya menggunakan Rp7,9 miliar, berkat efisiensi yang dilakukan dalam proses pengadaan. 

Awalnya, berdasarkan hasil survei nasional dan lokal, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk satu paket perlengkapan siswa dipatok sekitar Rp825 ribu, meliputi seragam putih-merah untuk SD, putih-biru untuk SMP, sepatu, tas, dasi, dan topi. 

Namun setelah melalui sistem E-Katalog dan proses negosiasi, harga berhasil ditekan menjadi Rp663.845 per paket untuk siswa SMP, termasuk pajak dan ongkos kirim. Untuk siswa SD, harga paket lebih rendah sekitar Rp25 ribu dari harga tersebut. 

“Dari hasil negosiasi itu, kita bisa menghemat Rp2,1 miliar yang masih tersimpan di kas daerah dan akan disilvakan,” tambah Agus. 

Program ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua siswa, sekaligus meningkatkan semangat belajar para peserta didik baru di Kabupaten OKU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Jaringan Air Tanah Jadi Andalan Baru Petani OKU, Bupati Teddy: Jangan Sampai Rusak

24 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Bayi 3 Bulan Jadi Sasaran, Ayah Berdalih Kesal Dengar Tangisan

21 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Serunya Lomba 17-an di SDN 3 OKU, Siswa dan Guru Sama-sama Semangat

20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Hujan Deras Ganggu Jaringan Listrik, PLN ULP Lembayung Kerahkan 31 Personel Pulihkan Listrik di Lahat

19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Bupati Teddy Pimpin Upacara HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di OKU