Menu

Mode Gelap
Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar! Rekayasa “Amuk Massa” di Kebun Kopi OKU Selatan Terbongkar, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

Pendidikan

Disdik OKU Buka-Bukaan Soal Anggaran Seragam Gratis

Plt Kadisdik OKU, Agus Stiawan saat distribusikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis di SMPN 13 OKU.

Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi mulai mendistribusikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis untuk ribuan siswa baru tingkat SD dan SMP.

Program yang menjadi salah satu janji Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah ini menyasar sekitar 12 ribu peserta didik baru, terdiri dari 6.200 siswa kelas I SD dan 5.800 siswa kelas VII SMP.

Plt Kepala Dinas Pendidikan OKU, Agus Stiawan mengungkapkan, seluruh proses pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah dilakukan secara transparan melalui sistem E-Katalog dengan pendampingan langsung dari Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU. 

“Setiap tahap kita lakukan dengan hati-hati dan sesuai aturan. Pihak Kejari OKU mendampingi langsung agar prosesnya akuntabel dan tidak menyalahi ketentuan,” jelas Agus, Kamis (30/10). 

Menurut Agus, dari total pagu anggaran sebesar Rp10 miliar, pihaknya hanya menggunakan Rp7,9 miliar, berkat efisiensi yang dilakukan dalam proses pengadaan. 

Awalnya, berdasarkan hasil survei nasional dan lokal, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk satu paket perlengkapan siswa dipatok sekitar Rp825 ribu, meliputi seragam putih-merah untuk SD, putih-biru untuk SMP, sepatu, tas, dasi, dan topi. 

Namun setelah melalui sistem E-Katalog dan proses negosiasi, harga berhasil ditekan menjadi Rp663.845 per paket untuk siswa SMP, termasuk pajak dan ongkos kirim. Untuk siswa SD, harga paket lebih rendah sekitar Rp25 ribu dari harga tersebut. 

“Dari hasil negosiasi itu, kita bisa menghemat Rp2,1 miliar yang masih tersimpan di kas daerah dan akan disilvakan,” tambah Agus. 

Program ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua siswa, sekaligus meningkatkan semangat belajar para peserta didik baru di Kabupaten OKU. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

OKU Bidik Teknologi Pengubah Sampah Jadi Cuan

24 Mei 2026 - 08:36 WIB

Setelah DJKA, Kini PT KAI Sambut Positif Flyover Pasar Tempel

22 Mei 2026 - 20:20 WIB

Trending di OKU