Menu

Mode Gelap
PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4 Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

Berita Utama

Guru Penjas Berulah, Belasan Murid di OKU Jadi Korban Pelecehan

Belasan orang tua murid melaporkan kejadian itu ke Polres OKU.

Ogannews.com – Oknum guru olahraga di salah satu SD Negeri di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) diduga melecehkan belasan murid. 

Hal itu membuat belasan orang tua siswa berbondong-bondong melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres OKU. 

Salah satu orang tua siswa, Arif, mengatakan dirinya menerima aduan dari anaknya bahwa oknum guru tersebut telah melakukan aksi bejatnya dengan menempelkan alat kelaminnya ke tubuh siswa. 

“Untuk korbannya banyak, yang jelas lebih dari 11 murid,” ujarnya saat ditemui di Unit PPA Polres OKU, Jumat (29/11/24) lalu. 

Aksi itu bukan pertama kali terjadi, Tahun 2022 lalu oknum guru tersebut juga melakukan hal yang sama, namun selesai secara kekeluargaan melalui mediasi sekolah. 

“Waktu itu juga pernah (melecehkan murid) tapi hanya sebatas surat perjanjian diatas meterai agar tidak kembali terulang. Bukitnya masih saja. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres OKU,” kata dia. 

Oknum guru bejat tersebut melakukan aksinya kebanyakan pada jam pelajaran olahraga, siswa yang menjadi korbannya pun ditarik ke kamar mandi bahkan di ruang kelas. 

Kepala SD Negeri 49 OKu, Suwandi, mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan OKU dan mengajukan permohonan tertulis agar pelaku segera dipindahkan dari sekolah. 

“Kami sudah mengajukan permohonan tertulis ke Dinas Pendidikan agar pelaku dipindahkan. Kejadian ini sangat meresahkan,” kata Suwandi, Senin (2/11/24). 

Suwandi juga membenarkan adanya kasus serupa yang terjadi dua tahun lalu. Ia menegaskan bahwa kali ini mereka akan menindak tegas pelaku. 

“Dulu memang diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi sekarang situasinya berbeda. Kami ingin pelaku ditindak tegas,” jelasnya. 

Sementara itu, Kapolres OKU AKBP Imam Zamroni melalui Kanit PPA Polres OKU Ipda Indra Syahputra membenarkan telah menerima laporan para orang tua korban. 

“Ya, ini sedang diselidiki dulu kejadiannya,” singkat Ipda Indra. (Fiq) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU