Menu ✖

Mode Gelap
Bupati OKU Kenang Sosok Andaran Simbolon: Berani Bela Rakyat Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Bisa Ikut Seleksi CPNS Kebakaran di Lengkiti OKU, Dua Rumah Ludes, Remaja 14 Tahun Alami Luka Bakar Bupati Pantau Pilkades Serentak OKU, Pastikan Pemungutan Suara Berjalan Kondusif Agus Wijaya Menang Pilkades Sumber Bahagia, Raih 1.096 Suara PLN dan Australia Perkuat Kemitraan, Siapkan Investasi Infrastruktur Listrik dan Teknologi Energi Bersih

Daerah

Ikuti Tes P3K, Ribuan Tenaga Honorer di OKU Berebut 875 Formasi

Pj Bupati OKU M Iqbal Alisyahbana menijau langsung tenaga honorer OKU yang ikut tes P3K.

Ogannews.com – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berkompetisi dalam tes penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang digelar di Gedung Golden Sriwijaya, Jakabaring, Palembang. 

Tes yang berlangsung selama lima hari, dari 2 hingga 6 Desember 2024, ini menjadi harapan besar bagi para honorer untuk mendapatkan status pegawai tetap.  

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) OKU, Mirdaili SSTP MSi, mengungkapkan bahwa dari total 3067 peserta yang mendaftar, sebanyak 2958 tenaga honorer dinyatakan lulus seleksi administrasi, sementara 109 lainnya tidak memenuhi syarat.  

“Tes ini dilaksanakan secara maraton selama lima hari, dan tersedia 875 formasi yang diperebutkan. Peserta terdiri dari honorer kategori K2 dan non-K2,” ujar Mirdaili, yang akrab disapa Ameng, saat ditemui pada Rabu (4/12/24).  

Penjabat Bupati OKU, M Iqbal Alisyabana SSTP MSI, turut hadir meninjau pelaksanaan tes. 

Ia menyebutkan bahwa tes ini merupakan peluang besar bagi tenaga honorer untuk menggapai jenjang karier yang lebih baik.  

“Ini adalah kesempatan emas. Saya harap para peserta dapat memanfaatkan peluang ini dengan maksimal,” ujar Iqbal.  

Iqbal juga menjelaskan bahwa tes kali ini tidak menetapkan passing grade. Penilaian didasarkan pada nilai tertinggi, dengan prioritas bagi honorer kategori K2.  

“Saya sudah berkoordinasi dengan BKN. Tidak ada passing grade, tetapi ada prioritas bagi honorer dalam database K2. Jadi, maksimalkan usaha Anda,” tegasnya.  

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) OKU, Suryadi, memastikan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan tes ini. 

Ia membawa mesin cetak KTP ke lokasi untuk membantu peserta yang mengalami masalah dengan kartu identitas.  

“Jika ada peserta yang KTP-nya buram atau rusak sehingga tidak terbaca oleh sistem, kami langsung mencetak KTP baru di lokasi. Ini untuk memastikan semua peserta bisa mengikuti tes tanpa kendala,” jelas Suryadi.  

Pelaksanaan tes P3K ini menjadi momentum penting bagi ribuan tenaga honorer OKU untuk menunjukkan kompetensi mereka dan meraih peluang menjadi bagian dari jajaran P3K. 

Dengan antusiasme tinggi, semangat para peserta membuktikan tekad mereka dalam mengejar masa depan yang lebih cerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bupati OKU Kenang Sosok Andaran Simbolon: Berani Bela Rakyat

6 November 2026 - 21:17 WIB

Kebakaran di Lengkiti OKU, Dua Rumah Ludes, Remaja 14 Tahun Alami Luka Bakar

6 November 2026 - 11:51 WIB

Bupati Pantau Pilkades Serentak OKU, Pastikan Pemungutan Suara Berjalan Kondusif

4 November 2026 - 21:27 WIB

Agus Wijaya Menang Pilkades Sumber Bahagia, Raih 1.096 Suara

4 November 2026 - 17:11 WIB

Agus Wijaya pemenang Pilkades Sumber Bahagia OKU 2026 dengan perolehan 1.096 suara.

Kabar Baik! Jalan Tanjung Kemala–RS Sriwijaya OKU Diperbaiki

3 November 2026 - 19:23 WIB

Trending di OKU