Menu

Mode Gelap
SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I Dua Pelaku Begal Sadis di 7 Ulu Palembang Ditangkap, Empat Rekannya Masih Diburu Polisi Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan Petani OKU Timur Kompak Dukung Swasembada Pangan Prabowo, Harga Gabah Tembus Rp7.000 per Kg Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

Berita Utama

Antardesa Terlibat Baku Hantam Usai Aksi Balap Liar, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Ilustrasi baku hantam.

Ogannews.com Keributan antarwarga kembali pecah antara warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pengandonan, dengan warga Desa Batang Ari, Kecamatan Semidang Aji, pada Minggu malam (15/6/25) sekitar pukul 20.00 WIB.

Keributan bermula saat Aji Muhamad Alfariji (20) bersama rombongannya diduga melakukan aksi balap liar di wilayah Desa Tanjung Sari sekitar pukul 17.00 WIB.

Aksi berbahaya ini memicu teguran dari warga setempat. Tak terima ditegur, Aji kemudian menghubungi keluarganya, yaitu Abdul Gapur (31) dan Ramadi (41), yang langsung menyambangi lokasi.

Sekitar pukul 17.54 WIB, ketiganya mendatangi warga Tanjung Sari, dan pertikaian pun tak terhindarkan.

Wawan (24), warga asal Desa Tanjung Sari, terlibat cekcok mulut hingga terjadi baku hantam berdarah.

“Akibat insiden tersebut, sejumlah warga mengalami luka serius,” kata Kasi Humas Polres OKU, AKP Ibnu Holdon.

Wawan mengalami luka di pelipis kanan dengan 10 jahitan dan luka di punggung kanan dengan 4 jahitan.

Kemudian Aji Muhamad Alfariji luka di kepala dengan 13 jahitan, Abdul Gapur luka robek di kepala dan luka sayatan di telapak tangan kanan. Sementara Ramadi hanya mengalami sesak napas.

“Usai perkelahian, Wawan dan Aji dilarikan ke Puskesmas Pengandonan, sementara dua korban lainnya diamankan di rumah Kepala Desa Tanjung Sari,” imbuhnya.

Namun tak lama kemudian, masing-masing korban dirujuk di RS DKT Baturaja dan RS Antonio Baturaja.

“Kami kini tengah menyelidiki lebih lanjut motif dan penyebab lengkap dari bentrok antardesa ini, termasuk kemungkinan adanya unsur provokasi dan dugaan pelanggaran pidana lainnya,” terang Kasi Humas.

Warga diimbau untuk menahan diri dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

SMBR Berbagi Berkah Idul Adha, 17 Sapi Qurban Disalurkan untuk Masyarakat Ring I

26 Mei 2026 - 10:02 WIB

Dua Pelaku Begal Sadis di 7 Ulu Palembang Ditangkap, Empat Rekannya Masih Diburu Polisi

26 Mei 2026 - 07:37 WIB

Gandeng 17 Lembaga Kursus, Teddy Ingin Anak Muda OKU Punya Skill dan Pekerjaan

25 Mei 2026 - 22:07 WIB

Komitmen Besar Pemkab OKU: SPMB Harus Jujur, Adil dan Bebas Titipan

25 Mei 2026 - 18:54 WIB

Video Asusila Tersebar di Sekolah, Siasat Bejat Pemuda di OKU Setubuhi Pacar Sambil Direkam Akhirnya Terbongkar!

24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal