Menu

Mode Gelap
PLN Teken PJBL PSEL Bali, Sampah Disulap Jadi Listrik 30 MW untuk Dukung Pariwisata PLN dan KKP Perkuat Sinergi, Listrik Andal Siap Dongkrak Produktivitas Sektor Kelautan dan Perikanan BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur 716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026 Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

Daerah

Langkah Antisipasi Karhutla, Polsek Baturaja Timur Gencar Sosialisasi

Kapolsek Baturaja Timur, AKP Hariyanto saat mengikuti Musdes Airpaoh.

Ogannews.com – Musim kemarau sudah dimulai, oleh sebab itu Kecamatan Baturaja Timur yang merupakan salah satu wilayah rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), gencar melakukan sosialisasi.

Dimana pada tahun 2023, beberapa insiden kebakaran lahan telah terjadi di wilayah tersebut, hal itu menimbulkan sedikit kekhawatiran di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat.

Sebagai langkah antisipasi, jajaran Polsek Baturaja Timur kini gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan Karhutla.

Kapolsek Baturaja Timur, AKP Hariyanto, menyatakan bahwa sosialisasi ini dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas, yang langsung turun ke masyarakat untuk memberikan informasi dan edukasi.

“Kami sudah menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap Karhutla,” ujar AKP Hariyanto, Jumat (19/07/24).

Sosialisasi ini tidak hanya dilakukan di tingkat masyarakat umum, tetapi juga melibatkan pemerintah desa. Contohnya, pada musyawarah Desa Air Paoh, isu Karhutla ini menjadi salah satu topik pembahasan utama.

AKP Hariyanto menambahkan, isu ini juga akan dibahas lebih mendalam pada rapat tingkat kecamatan yang akan dihadiri oleh unsur tripika pada 24-25 Juli 2024 mendatang.

Dalam rapat itu nantinya, akan dibahas berbagai strategi dan koordinasi untuk mengantisipasi Karhutla, termasuk komunikasi dengan pihak perusahaan yang memiliki lahan perkebunan.

Selain itu, AKP Hariyanto juga menekankan pentingnya pendataan sumber air di desa-desa, termasuk keberadaan embung yang dapat digunakan sebagai sumber air untuk memadamkan kebakaran.

Sebagai langkah penegakan hukum, AKP Hariyanto mengingatkan bahwa ada ancaman pidana bagi pelaku pembakaran lahan atau hutan. Hal ini telah diatur dalam Maklumat yang dikeluarkan oleh Kapolda Sumsel.

“Ada sanksi pidana bagi pelaku,” singkat dia.

Dengan berbagai langkah antisipatif ini, diharapkan masyarakat Kecamatan Baturaja Timur dapat lebih waspada dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan dan keamanan wilayah. (Fiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

BRI BO Baturaja Salurkan Bantuan CSR 1 Unit Traktor untuk Lumbung Pangan Bakti Tani, Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di OKU Timur

8 Juli 2026 - 16:04 WIB

716 Agen BRILink Capai Target BEP, BO Baturaja Catat Kinerja Positif Hingga 25 Juni 2026

8 Juli 2026 - 16:00 WIB

Inovasi Bayar SPP Pakai Sampah Raih Penghargaan, Program Binaan PLN Bantu 153 Anak Tetap Sekolah

8 Juli 2026 - 10:43 WIB

Hadirkan Pelayanan Cepat, PLN ULP Muara Aman Perkuat Budaya PS4

7 Juli 2026 - 19:21 WIB

Makin Serius, OKU Bersiap Miliki Pabrik RDF Sampah Bernilai Ekonomi Tinggi

7 Juli 2026 - 09:47 WIB

Trending di OKU