Menu ✖

Mode Gelap
Pura-pura Tanya Tarif Pijat, Malah Jambret Tas, Pelarian Berakhir di SPBU Bakung Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Lahat, Pohon Tumbang Ganggu Pasokan Listrik Polres OKU Gelar Lomba Gaple dan Karaoke, Kapolres Turun Langsung Berbaur dengan Warga Katim Wasev TMMD ke-130 Tinjau RTLH, Sumur Bor dan Pembangunan Jalan di OKU Timur PLN Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Promo Berakhir 4 November 2026 HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI

Nasional

Lebih dari 1.050 Hari Tanpa LTI, PEP Zona 4 Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

PEP Zona 4 mencatat Zero LTI lebih dari 1.050 hari hingga akhir Januari 2026 berkat disiplin memprioritaskan keselamatan di seluruh wilayah operasi

Prabumulih, Ogannews.com – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat lebih dari 1.050 hari  Zero LTI (Lost Time Injury) di seluruh wilayah operasi hingga akhir Januari 2026. Catatan ini menegaskan komitmen perusahaan memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh wilayah operasi.

LTI adalah cedera akibat kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja tidak bisa melaksanakan pekerjaannya selama satu hari kerja atau lebih setelah kejadian. Indikator ini menjadi acuan utama kinerja keselamatan kerja karena mencerminkan tingkat risiko operasional dan efektivitas penerapan sistem Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

“Keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh pencapaian produksi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga seluruh pekerja kembali ke keluarga dalam keadaan selamat,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto dalam puncak peringatan Bulan K3 PEP Zona 4 di Prabumulih, Kamis (12/2).

Hingga 31 Desember 2025, PEP Zona 4 mencatat 84.886.219 safe manhours dengan Total Recordable Injury Rate (TRIR) 0,06. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi penerapan HSSE di seluruh wilayah operasi.

PEP Zona 4 berhasil menjaga keselamatan kerja seiring upaya peningkatan produksi minyak dan gas (migas). Produksi minyak di Zona 4 pada 2025 mencapai 27.642 barel per hari (BOPD), meningkat 6,6 persen dibanding 2024. Adapun produksi gas tercatat 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Djudjuwanto menyampaikan pencapaian ini merupakan hasil implementasi konsisten Program 3P (People, Plant, and Procedure) dalam pengendalian risiko operasional dan pencegahan kecelakaan kerja. Komitmen ini diharapkan bisa menjaga operasional migas tetap aman seiring upaya mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Keselamatan bukan sekadar persoalan prosedur, melainkan budaya yang dijaga oleh seluruh elemen di Pertamina,” ucap Djudjuwanto.

PEP Zona 4 menjadikan peringatan Bulan K3 tahun ini sebagai refleksi sekaligus penegasan komitmen terhadap 

keselamatan kerja di seluruh wilayah operasi. Gelaran ini mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, & Kolaboratif”.

Salah satu inti acara dari kegiatan tersebut adalah penandatanganan Komitmen HSSE Zona 4 oleh jajaran manajemen untuk menegaskan keselamatan merupakan nilai utama perusahaan dan tidak dapat ditawar.

Puncak peringatan Bulan K3 PEP Zona 4 dihadiri oleh Senior Vice President HSSE PT Pertamina (Persero) Wenny Ipmawan dan Vice President HSSE PT Pertamina Hulu Energi Defrinaldo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI

28 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

23 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

23 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Trending di Nasional