Menu

Mode Gelap
Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Se-Sulteng Sepakati Optimalisasi Kerja Sama untuk Perbaikan Pelayanan Publik, Pengelolaan Aset, dan Pendapatan Daerah Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan 52 Stan UMKM Meriahkan Pameran Dagang Lokal HUT OKU ke-116, Herman Deru Dorong Pelaku Usaha Kuasai Literasi Digital TIRRA DRINK Resmi Diluncurkan, Herman Deru Minum Langsung Air Hasil Olahan Inovasi Perdana Perumda Tirta Raja PLN ULP Baturaja Edukasi Warga OKU soal PLN Mobile dan Keselamatan Listrik 

Nasional

Produksi Minyak PEP Limau Field Melesat, Tembus 5.102 Barel per Hari

Produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD berkat penemuan satu sumur baru dan perawatan dua sumur eksisting.

Prabumulih, Ogannews.com – Kinerja produksi minyak di wilayah kerja PEP Limau Field yang berada di bawah PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir, produksi minyak berhasil meningkat signifikan hingga menembus 5.102 barel per hari (BOPD).

Data operasional mencatat, pada 27 Februari 2026 produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD, meningkat tajam dibandingkan capaian pada 16 Januari 2026 yang berada di angka 3.658 BOPD. Lonjakan produksi ini menjadi salah satu penopang peningkatan kinerja produksi PEP Zona 4 di awal tahun.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya konsisten perusahaan dalam mendukung target produksi minyak dan gas nasional.

“Peningkatan produksi Limau Field merupakan hasil dari konsistensi PEP Zona 4 dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Capaian ini tentu berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional,” ujar Djudjuwanto.

Ia menegaskan, di tengah upaya meningkatkan produksi, perusahaan tetap mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan para pemangku kepentingan serta pemerintah daerah yang turut menciptakan kondisi operasional yang aman dan kondusif.

“Keselamatan kerja dan operasional tetap menjadi prioritas utama kami. Kami juga mengapresiasi dukungan para stakeholder dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasi dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4, Reza Nur Ardianto, menjelaskan peningkatan produksi di Limau Field didorong oleh sejumlah pekerjaan teknis di lapangan, termasuk pengeboran sumur baru dan optimalisasi sumur lama.

Salah satu faktor penting adalah keberhasilan pengeboran sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat. Pengeboran dimulai pada 22 Januari 2026 dan pada uji alir awal 16 Februari 2026, sumur tersebut menunjukkan potensi produksi mencapai 554 BOPD.

Selain itu, peningkatan produksi juga didukung kegiatan well intervention pada sumur BEL-053 yang berada di wilayah Kabupaten Muara Enim. Setelah dilakukan intervensi sumur selama 13 hari pada 8–21 Februari 2026, kapasitas produksi sumur tersebut meningkat hingga 650 BOPD.

Optimalisasi berbagai sumur ini menjadi bagian dari strategi PEP Zona 4 untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pasokan energi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kementerian ATR/BPN, KPK, dan Pemda Se-Sulteng Sepakati Optimalisasi Kerja Sama untuk Perbaikan Pelayanan Publik, Pengelolaan Aset, dan Pendapatan Daerah

30 Juli 2026 - 18:44 WIB

Wamen Ossy Ajak Tim Ekspedisi Patriot Dukung Penataan Ruang dan Pendataan Masalah Pertanahan di Kawasan Transmigrasi

30 Juli 2026 - 18:41 WIB

Transformasi Layanan ATR/BPN, Menteri Nusron Tegaskan Penguatan SDM yang Berorientasi Pelayanan

29 Juli 2026 - 18:35 WIB

Rehat Sejenak dari Aktivitas Kantor, Kementerian ATR/BPN Adakan Slow Run Rutin Sepulang Kerja

28 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pesan Wamen Ossy untuk Pejabat Administrator dalam PKA 2026: Harus Jadi Arsitek Perubahan

27 Juli 2026 - 10:09 WIB

Trending di Nasional