Menu ✖

Mode Gelap
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Lahat, Pohon Tumbang Ganggu Pasokan Listrik Polres OKU Gelar Lomba Gaple dan Karaoke, Kapolres Turun Langsung Berbaur dengan Warga Katim Wasev TMMD ke-130 Tinjau RTLH, Sumur Bor dan Pembangunan Jalan di OKU Timur PLN Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Promo Berakhir 4 November 2026 HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI Diguyur Hujan Deras, Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di OKU Tetap Khidmat

Nasional

Produksi Minyak PEP Limau Field Melesat, Tembus 5.102 Barel per Hari

Produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD berkat penemuan satu sumur baru dan perawatan dua sumur eksisting.

Prabumulih, Ogannews.com – Kinerja produksi minyak di wilayah kerja PEP Limau Field yang berada di bawah PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir, produksi minyak berhasil meningkat signifikan hingga menembus 5.102 barel per hari (BOPD).

Data operasional mencatat, pada 27 Februari 2026 produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD, meningkat tajam dibandingkan capaian pada 16 Januari 2026 yang berada di angka 3.658 BOPD. Lonjakan produksi ini menjadi salah satu penopang peningkatan kinerja produksi PEP Zona 4 di awal tahun.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya konsisten perusahaan dalam mendukung target produksi minyak dan gas nasional.

“Peningkatan produksi Limau Field merupakan hasil dari konsistensi PEP Zona 4 dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Capaian ini tentu berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional,” ujar Djudjuwanto.

Ia menegaskan, di tengah upaya meningkatkan produksi, perusahaan tetap mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan para pemangku kepentingan serta pemerintah daerah yang turut menciptakan kondisi operasional yang aman dan kondusif.

“Keselamatan kerja dan operasional tetap menjadi prioritas utama kami. Kami juga mengapresiasi dukungan para stakeholder dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasi dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4, Reza Nur Ardianto, menjelaskan peningkatan produksi di Limau Field didorong oleh sejumlah pekerjaan teknis di lapangan, termasuk pengeboran sumur baru dan optimalisasi sumur lama.

Salah satu faktor penting adalah keberhasilan pengeboran sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat. Pengeboran dimulai pada 22 Januari 2026 dan pada uji alir awal 16 Februari 2026, sumur tersebut menunjukkan potensi produksi mencapai 554 BOPD.

Selain itu, peningkatan produksi juga didukung kegiatan well intervention pada sumur BEL-053 yang berada di wilayah Kabupaten Muara Enim. Setelah dilakukan intervensi sumur selama 13 hari pada 8–21 Februari 2026, kapasitas produksi sumur tersebut meningkat hingga 650 BOPD.

Optimalisasi berbagai sumur ini menjadi bagian dari strategi PEP Zona 4 untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pasokan energi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

HUT ke-81, PLN Gaspol Kejar Target PLTS 100 GWp demi Kedaulatan Energi RI

28 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

23 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

23 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

21 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project, PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

21 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Trending di Nasional