Menu

Mode Gelap
UNBARA Wisuda 496 Sarjana Baru, Rektor Tekankan Lulusan Harus Siap Hadapi Dunia Kerja Jalur Khusus Batu Bara 14 Km Dibangun di OKU, 7 Desa Bakal Dilintasi Kebakaran Hebat di Lintas Sumatera Baturaja, 8 Tempat Usaha Ludes Dilalap Api Kebakaran di Jalinteng Baturaja, PLN Bergerak Cepat Amankan Jaringan Listrik PLN Perluas Jaringan Listrik, Dua Desa di Banding Agung Segera Dipasang Tiang Baru Melda Atika Buktikan Pancasila Bisa Dihidupkan Lewat Kepedulian di Desa Batu Kuning

Nasional

Produksi Minyak PEP Limau Field Melesat, Tembus 5.102 Barel per Hari

Produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD berkat penemuan satu sumur baru dan perawatan dua sumur eksisting.

Prabumulih, Ogannews.com – Kinerja produksi minyak di wilayah kerja PEP Limau Field yang berada di bawah PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir, produksi minyak berhasil meningkat signifikan hingga menembus 5.102 barel per hari (BOPD).

Data operasional mencatat, pada 27 Februari 2026 produksi minyak di Limau Field mencapai 5.102 BOPD, meningkat tajam dibandingkan capaian pada 16 Januari 2026 yang berada di angka 3.658 BOPD. Lonjakan produksi ini menjadi salah satu penopang peningkatan kinerja produksi PEP Zona 4 di awal tahun.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya konsisten perusahaan dalam mendukung target produksi minyak dan gas nasional.

“Peningkatan produksi Limau Field merupakan hasil dari konsistensi PEP Zona 4 dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Capaian ini tentu berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional,” ujar Djudjuwanto.

Ia menegaskan, di tengah upaya meningkatkan produksi, perusahaan tetap mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam setiap kegiatan operasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan para pemangku kepentingan serta pemerintah daerah yang turut menciptakan kondisi operasional yang aman dan kondusif.

“Keselamatan kerja dan operasional tetap menjadi prioritas utama kami. Kami juga mengapresiasi dukungan para stakeholder dan pemerintah daerah sehingga kegiatan operasi dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Sementara itu, Senior Manager Subsurface Development & Planning PHR Zona 4, Reza Nur Ardianto, menjelaskan peningkatan produksi di Limau Field didorong oleh sejumlah pekerjaan teknis di lapangan, termasuk pengeboran sumur baru dan optimalisasi sumur lama.

Salah satu faktor penting adalah keberhasilan pengeboran sumur TMB-026 di Struktur Tanjung Miring Barat. Pengeboran dimulai pada 22 Januari 2026 dan pada uji alir awal 16 Februari 2026, sumur tersebut menunjukkan potensi produksi mencapai 554 BOPD.

Selain itu, peningkatan produksi juga didukung kegiatan well intervention pada sumur BEL-053 yang berada di wilayah Kabupaten Muara Enim. Setelah dilakukan intervensi sumur selama 13 hari pada 8–21 Februari 2026, kapasitas produksi sumur tersebut meningkat hingga 650 BOPD.

Optimalisasi berbagai sumur ini menjadi bagian dari strategi PEP Zona 4 untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pasokan energi nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sports and Cultural Day Tutup Super Garuda Shield 2026

11 September 2026 - 20:22 WIB

49 Prajurit Indonesia, AS, dan Jepang Uji Kemampuan Strike and Raid

9 September 2026 - 07:58 WIB

Ratusan Prajurit Kostrad Pacu Adrenalin dalam Latihan Menembak Lorong SGS 2026

8 September 2026 - 08:48 WIB

Alutsista Modern Disajikan, TNI dan AS Simulasikan Serangan Gabungan di Baturaja

7 September 2026 - 20:00 WIB

Usai Terjun, Pasukan Multinasional Serbu Sasaran di Hutan Martapura

7 September 2026 - 06:19 WIB

Trending di Nasional