Menu

Mode Gelap
Dari Senam hingga Tinjau Fasilitas, Sekda OKU Perkuat Semangat Pelayanan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Nahas! Petani Sawit di OKU Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Panen Tapal Batas OKU Timur–OKI Masuki Tahap Krusial, Survei Lapangan Bersama Segera Dilakukan Serahkan 499 Sertipikat Hak Pakai, Kementerian ATR/BPN Amankan Rp124 Triliun Aset Pemprov DKI Jakarta Sepanjang 2026 Sertipikasi Tanah DKI Jakarta Capai 98,6%, Wamen Ossy: Jadi Contoh Baik bagi Daerah Lain Pemprov DKI Jakarta Beri Penghargaan kepada Kementerian ATR/BPN atas Percepatan Pengamanan Aset

OKU Timur

Mengapa Sensus Ekonomi 2026 Penting? Ini Penjelasan Bupati OKU Timur

OKU Timur, Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai langkah strategis untuk menghadirkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif guna mendukung pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.

Pencanangan yang berlangsung di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Selasa (23/6/2026), dihadiri langsung Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., Kepala BPS Kabupaten OKU Timur Zaenal Abidin, S.S.T., M.Si., unsur Forkopimda, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati OKU Timur menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif. Menurutnya, di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis, munculnya berbagai jenis usaha baru, serta pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, pemerintah membutuhkan gambaran kondisi ekonomi masyarakat yang benar-benar sesuai dengan realitas di lapangan.

“Data yang akurat akan membantu pemerintah menentukan sektor-sektor yang perlu diperkuat serta potensi ekonomi yang harus dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, berbeda dengan survei yang hanya menggunakan sampel tertentu, sensus mampu menghadirkan gambaran yang lebih lengkap karena menjangkau seluruh pelaku usaha. Oleh sebab itu, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Bupati juga mengingatkan agar pelaksanaan pendataan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pendekatan yang humanis. Menurutnya, kenyamanan masyarakat saat memberikan informasi menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang berkualitas.

“Pembangunan tidak boleh hanya tercermin dalam angka statistik. Manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, data yang diperoleh harus valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Komitmen Pemerintah Kabupaten OKU Timur terhadap suksesnya Sensus Ekonomi 2026 telah ditunjukkan sejak awal. Pada 15 Juni 2026 lalu, Bupati OKU Timur menjadi responden pertama dalam kegiatan pendataan door to door yang dilakukan oleh BPS Kabupaten OKU Timur.

Langkah tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap upaya menghadirkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan berbagai program pembangunan di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten OKU Timur Zaenal Abidin menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.

Menurutnya, pelaksanaan sensus tahun ini memiliki arti penting karena perubahan struktur ekonomi, pola usaha, dan perilaku konsumsi masyarakat berlangsung sangat cepat.

“Sensus Ekonomi 2026 hadir untuk memotret kondisi perekonomian secara utuh sehingga kebijakan pembangunan yang disusun benar-benar berdasarkan kondisi riil masyarakat dan dunia usaha,” jelas Zaenal.

Ia menerangkan, pendataan dilakukan terhadap seluruh kegiatan usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar. Selain melalui pengisian data secara mandiri melalui platform daring, BPS juga menerjunkan petugas untuk melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah maupun ke lokasi usaha.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, BPS Kabupaten OKU Timur telah menyiapkan sebanyak 659 petugas pencacah lapangan, 91 petugas pemeriksa lapangan, serta dua petugas khusus pendataan usaha besar yang telah mendapatkan pelatihan teknis dan operasional.

Pendataan lapangan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan cakupan berbagai sektor ekonomi, seperti perdagangan, industri pengolahan, konstruksi, transportasi, kuliner, jasa keuangan, pendidikan, kesehatan, hingga sektor jasa lainnya.

Lebih dari sekadar kegiatan statistik, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan lahir dari data yang akurat. Hasil sensus nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, memperkuat sektor-sektor unggulan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten OKU Timur.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Dari Senam hingga Tinjau Fasilitas, Sekda OKU Perkuat Semangat Pelayanan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan

26 Juni 2026 - 16:59 WIB

Tapal Batas OKU Timur–OKI Masuki Tahap Krusial, Survei Lapangan Bersama Segera Dilakukan

25 Juni 2026 - 17:17 WIB

Bupati Enos Gerak Cepat Kawal Penyelesaian Tapal Batas OKU Timur-OKI

24 Juni 2026 - 20:20 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Warga BTS Ulu, Dua Tersangka Ditangkap, Jasad Korban Ditemukan di Sungai

24 Juni 2026 - 14:03 WIB

Kasus CPO Musi Rawas Belum Usai, Polisi Periksa 5 Terlapor dan Sita Senpira

24 Juni 2026 - 13:39 WIB

Trending di Daerah