
Pemkab OKU dapat penghargaan WTP ke 10 kali berturut-turut.
Ogannews.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Penghargaan bergengsi di bidang pengelolaan keuangan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Sumatera Selatan, Rio Tirta, SE, M.Acc., CSFA, kepada Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, M.Pd. Turut mendampingi, Wakil Ketua I DPRD OKU H. Rudi Hartono.
Seremoni penyerahan berlangsung di Kantor BPK Perwakilan Sumsel, Palembang, Senin (26/5/25).
Capaian tersebut menandai keberhasilan Pemkab OKU meraih opini WTP untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2015. Hal ini sebuah pencapaian luar biasa yang mencerminkan konsistensi dalam tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
“Alhamdulillah, hari ini kita menerima laporan hasil pemeriksaan dari BPK RI, dan kembali meraih opini WTP untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut,” ungkap Bupati Teddy Meilwansyah.
Ia menegaskan, keberhasilan ini bukan semata hasil kerja individu, melainkan buah dari sinergi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat OKU.
“Ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi antara jajaran eksekutif, legislatif DPRD OKU, Forkopimda, serta seluruh lapisan masyarakat. Kita terus berkomitmen menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah,” ujar Teddy.
Prestasi itu sekaligus menjadi motivasi bagi Pemkab OKU untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan penggunaan anggaran yang tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pejabat penting turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah OKU Darmawan Irianto, Asisten III Setda OKU Romson Fitri, Inspektur Kabupaten OKU Yose, Kepala Bappelitbangda Lukmanul Hakim, Kepala Dinas Kesehatan Deddy Wijaya, Kepala BKAD Setiawan, Sekretaris DPRD Iwan Setiawan, Plt. Kepala Dinas PUPR Fajar, serta Kepala Dinas PU Perkim Muzaim Aliansyah. (*)








